Loading...
INDONESIA
Penulis: Martahan Lumban Gaol 19:13 WIB | Selasa, 23 Februari 2016

Jokowi Targetkan Anggaran Pertahanan Tembus Rp 250 Triliun

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, saat memimpin Rapat Terbatas mengenai penguatan TNI di Kantor Presiden, Kompleks Istana Presiden, Jakarta Pusat, hari Selasa (23/2). (Foto: Biro Pers Istana Kepresidenan)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, menargetkan anggaran pertahanan bisa menembus angka 250 triliun rupiah per tahun atau setara 1,5 persen produk domestik bruto (PDB) dalam jangka dua hingga tiga tahun.

Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016, anggaran pertahanan tercatat sebesar 99,5 triliun rupiah atau setara 0,89 persen dari PDB, turun tipis dari tahun sebelumnya 102,3 triliun rupiah. Anggaran tersebut utamanya digunakan untuk penguatan alat utama sistem persenjataan (Alutsista).

Adapun, anggaran untuk fungsi ketertiban dan keamanan mencapai  angka 109,8 triliun rupiah atau setara 8 persen dari total keseluruhan belanja negara sebesar 1.325,6 triliun rupiah.

Berangkat dari itu, Presiden Jokowi meminta pelaksanaan anggaran pertahanan menerapkan perencanaan yang matang dan terperinci. Sehingga, dana tersebut dapat digunakan sesuai desain yang baik.  

"Saya menyadari TNI yang profesional dan disegani harus melalui pembangunan alutsista. Nanti kalau pertumbuhan ekonomi naik di atas 6 persen, akan muncul 1,5 persen dari PDB atau mencapai 250 triliun rupiah, ini angka yang harus diantisipasi," kata Jokowi ketika membuka Rapat Terbatas mengenai penguatan TNI di Kantor Presiden, Kompleks Istana Presiden, Jakarta Pusat, hari Selasa (23/2).

Selanjutnya, Presiden Jokowi menyampaikan pentingnya penggunaan produk dalam negeri. Menurutnya, perencanaan anggaran pertahanan harus memasukkan konteks produk dalam negeri.

"Kita menginginkan ke depan pembangunan kekuatan harus dalam perencanaan yang detil, termasuk penggunaan produk dalam negeri," katanya.

Editor : Eben E. Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home