Loading...
EKONOMI
Penulis: Prasasta Widiadi 06:59 WIB | Jumat, 26 September 2014

Jokowi Ungkap Benefit Gas Bumi

Gubernur DKI Jakarta, Joko WIdodo. (Foto: Prasasta Widiadi).

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengemukakan tentang keuntungan menggunakan gas bumi bagi rumah tangga, pada Kamis (25/9) di Rumah Susun sewa (Rusunawa) Marunda, Jakarta.

“Ya, hitung-hitung kan setiap bulan bisa menghemat 20 sampai 30 ribu kan, bu,” kata Joko Widodo kepada para penghuni rusunawa Marunda.     

“Kalau di kalkulasi selama setahun kan banyak juga. Lagian gas bumi kita tidak usah impor, ini total dari dalam negeri dan kita punya,” kata laki-laki yang tidak lama lagi akan dilantik sebagai presiden Indonesia ketujuh tersebut.

Kunjungan Joko Widodo ke rusunawa Marunda dalam rangka peresmian pemanfaatan gas bumi di rumah susun sewa (rusunawa) Marunda. Alhasil, untuk keperluan memasak, kini warga rusun tak perlu lagi menggunakan gas elpiji karena unit mereka dialiri gas dari Perusahaan Gas Negara (PGN).

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI, Yonathan Pasodung mengatakan nantinya, total 700 unit yang ada di Rusunawa Marunda akan dialiri gas dari PGN (Perusahaan Gas Negara). Sebagai tahap awal, 500 unit di cluster A saat ini sudah dipasangi instalasi dan 280 diantaranya sudah bisa menikmati aliran gas tersebut. Sedangkan sisanya sebanyak 200 unit di cluster B akan menyusul. 

Selain Rusunawa Marunda, Pasodung menambahkan akan ada beberapa rusun lain yang akan dialiri gas. Tahun ini, rusunawa milik Pemprov DKI yang akan dialiri gas yakni, 1.000 unit di Rusnawa Tipar Cakung, 560 unit di Rusunawa Flamboyan, 100 unit di Rusunawa Sukapura, 320 unit di Rusunawa Tebet Harum dan 120 unit di Rusun Tebet Berlian.

Dirut PT PGN Hendi Prio Santoso menambahkan, penggunaan gas bumi lebih aman dibanding penggunaan gas elpiji. Sehingga bila terjadi kebocoran dia akan menguap. Selain itu, secara harga, gas bumi juga lebih ekonomis. Untuk setiap meter kubik, PGN menghargai senilai Rp 2.600.

“Biasanya konsumsi rumah tangga hanya 10 meter kubik sebulan. Sehingga dalam sebulan hanya Rp 26 ribuan, ini lebih murah dari pada membeli gas tabung elpiji," kata Hendi. (beritajakarta.com)

Editor : Bayu Probo


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home