Loading...
INSPIRASI
Penulis: Esther GN Telaumbanua 01:00 WIB | Selasa, 09 Desember 2014

Kacamata Baru

Dengan cara pandang baru kita dapat melihat berbagai persoalan dengan lebih jernih, lebih tepat dengan dimensi-dimensi yang lebih luas.
Foto: istimewa

SATUHARAPAN.COM – Bulan lalu saya pergi ke klinik penyakit dalam. Saat menunggu giliran periksa, saya terlibat percakapan dengan pasien lain. Ibu berkacamata berusia setengah baya  ini mengeluhkan  sakit kepala yang sudah dua bulan dideritanya. Ini kali ke tiga ia menemui dokter karena sakit kepalanya belum juga hilang.  Padahal ia sudah melalui beberapa tindakan medis yang melelahkan dan mahal. Katanya, sekarang ditambah rasa mual. Ini sangat tidak nyaman dan mengganggu aktivitasnya bekerja.

Setelah keluar dari ruang periksa,  ibu itu duduk kembali dekat saya. Dengan prihatin dan penasaran, saya bertanya apa hasil pemeriksaannya. Ia menjawab, ”Heran, saya diminta memeriksakan mata karena mungkin kacamatalah yang menjadi penyebab. Ini saya menunggu rujukan ke dokter mata, di ruang sebelah.”

Beberapa hari kemudian, di klinik yang sama saya berpapasan dengan ibu tersebut di bagian pendaftaran. Ia tampak sehat dan menggunakan kacamata baru. Belum sempat saya bertanya, ia menjelaskan dengan rinci. Rupanya, Sang Ibu telah menggunakan kacamata  sejak lama. Seturut usia ia kini harus menggunakan kacamata plus untuk membaca. Karena kesibukannya, ia lalai memeriksakan matanya.  Selama ini matanya lelah dengan ukuran lensa kacamata yang digunakan. Setelah memeriksakan  diri ke dokter mata, ia diminta mengganti  kacamata dengan ukuran yang tepat. Dengan kacamata yang baru, mata berfungsi dengan baik dan tidak membebani syaraf di kepala. Inilah akar penyebab sakit kepala yang berkepanjangan itu. Sebelum berpisah, saya mengucapkan selamat untuk kepulihannya.

Dalam hidup kita juga sering mengalami hal yang sama. Sering masalah tidak terpecahkan, bahkan bertambah rumit, ketika kita tidak menyelesaikan akar penyebabnya. Upaya penyelesaian  soal dengan cara-cara biasa bisa menyelesaikan gejala, tetapi belum tentu menuntaskan, bahkan bisa menambah kerumitan. Perlu mengganti katamata, adalah tindakan sederhana dan mungkin kurang meyakinkan. Tetapi, banyak cara sederhana justru jitu kemampuan penyelesaian masalah. Salah satu contoh, ibu yang sakit kepala tadi.

Mengganti kacamata baru, sering juga dikiaskan sebagai mengubah cara pandang. Dengan cara pandang baru kita dapat melihat berbagai persoalan dengan lebih jernih, lebih tepat dengan dimensi-dimensi yang lebih luas. Tampak sederhana memang, tetapi sering diabaikan. Padahal dengan itu, niscaya kita dapat menemukan akar masalah untuk diselesaikan dengan cara yang tepat dan efektif.

Selamat memasuki bulan terakhir dari tahun lama dan bersiap memasuhi tahun baru dengan kehidupan baru!

 

Editor: ymindrasmoro

Email: inspirasi@satuharapan.com


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home