Loading...
INDONESIA
Penulis: Endang Saputra 12:38 WIB | Jumat, 05 Februari 2016

Kader PPP Bahas Islah di Pondok Gede

Ketua Umum PPP hasil Muktamar Jakarta Djan Faridz (tengah) saat menunjukkan surat penetapan hasil musyawarah yang mengabulkan permohonan penundaan pelaksanaan keputusan yang diajukan oleh kubu Romahurmuziy tentang kepengurusan partai. (Foto: Dok.satuharapan.com/Dedy Istanto)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Ribuan kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dijadwalkan berkumpul dalam forum silaturahmi nasional (Silatnas) di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, pada 5-6 Februari 2016, untuk membahas islah di tubuh partai itu.

"Silatnas ini berawal dari kesadaran bersama untuk menyelesaikan persoalan PPP yang terjadi setahun ini. Seluruh stakeholder PPP bisa menyampaikan pendapatnya dalam forum Silatnas," kata Plt Ketua Umum DPP PPP hasil Muktamar Bandung Emron Pangkapi dalam keterangannya di Jakarta, hari Kamis (4/2).

Ia mengatakan, Silatnas akan dihadiri pengurus PPP dari Dewan Pimpinan Pusat, baik hasil Muktamar Bandung, Surabaya, maupun Jakarta, Dewan Pimpinan Wilayah, dan Dewan Pimpinan Cabang, anggota Fraksi PPP dari DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota, serta ulama.

Menurut Emron, setiap kader yang peduli untuk menyelamatkan PPP mendukung penuh kegiatan ini. Karena itu, ia mengimbau pihak-pihak tertentu tidak menghalang-halangi kegiatan tersebut.

Emron menjelaskan, hingga Kamis kemarin atau H-1, sudah lebih dari 1.000 kader PPP dari berbagai tingkatan secara sukarela menyatakan hadir dalam kegiatan ini.

"Kader secara sukarela datang ke Silatnas, mereka pakai biaya sendiri, dan atas kesadaran sendiri. Hal ini cukup membanggakan karena mereka punya kepedulian tinggi terhadap PPP," katanya.

Sekretaris DPC PPP Kabupaten Soppeng, Alimuddin, mengatakan, setelah pencabutan SK Surabaya, maka yang tercatat di Lembaran Negara adalah SK DPP PPP hasil Muktamar Bandung. Karena itu, kegiatan yang mengatasnamakan PPP harus di bawah kendali DPP Bandung.

"Sesuai dengan UU Parpol, kepengurusan DPP Partai Politik itu harus terdaftar di Kemenkumham. Tidak ada tafsir lain," kata Alimuddin.

Ketua DPC PPP Kabupaten Jeneponto Imam Taufiq menyatakan dirinya hadir di acara Silatnas bersama seluruh anggota Fraksi PPP. Kehadirannya di acara tersebut untuk menyuarakan islah demi kebesaran partai dan keutuhan umat.

"Kami menyambut baik acara ini. Nanti kita bisa urun rembuk dan memberikan solusi terkait rencana islah," kata dia (Ant)

Editor : Sotyati


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home