Loading...
LAYANAN PUBLIK
Penulis: Dewasasri M Wardani 15:56 WIB | Senin, 22 Desember 2014

Kiat Cerdas dan Aman Belanja Akhir Tahun

Ilustrasi sejumlah warga berbelanja di sebuah tokoh pakaian di Pasar Baru, Jakarta, Kamis (6/12). Menjelang masa Natal sejumlah pertokoan telah dihiasi berbagai aksesoris Natal dan berbagai harga promo serta potongan harga. (Foto: antaranews.com)

SATUHARAPAN.COM – Memasuki akhir tahun, pusat perbelanjaan terutama di kota-kota besar, berlomba menggelar diskon besar-besaran, bahkan hingga 70 persen, seperti bisa dilihat pada spanduk-spanduk yang dipampangkan atau iklan-iklan yang dipasang atau ditayangkan di media.

Ada yang mempromosikan buy one get one free, ada pula yang menggelar acara mid night sale, ataupun promo belanja lainnya yang menggiurkan. Memang menggoda. Namun, pakar perencana keuangan independen Aidil Akbar Madjid MBA, lulusan Woodbury University, Los Angeles California, AS, seperti dilansir Antara baru-baru ini mengingatkan untuk tidak terkecoh.

Berbelanja saat pesta diskon memang menguntungkan. Tetapi, itu hanya berlaku bagi mereka yang sudah memiliki bujet atau alokasi dana. Untuk menghindari "kerugian" saat berbelanja di pesta diskon, berikut kiat yang diberikan:

-Jangan impulsif. Berbelanja harus direncanakan. Pesta diskon di Indonesia pasti ada di setiap tengah tahun dan akhir tahun, mengingat ada toko-toko yang menawarkan diskon untuk menghabiskan stok, misalnya. Sebab itu, seharusnya berbelanja direncanakan dengan cara investasi atau menabung terlebih dahulu.

-Tentukan anggaran maksimal. Hanya karena akhir tahun Anda punya bonus dari kantor atau laba yang banyak dari bisnis, bukan berarti bisa sesuka hati berbelanja.  Harga barang-barang diskon apalagi yang dijual dengan potongan lebih dari setengah harga, terkadang membuat “kalap” saat berbelanja. Lebih baik mempersiapkan bujet dengan menabung dari jauh-jauh hari. Misalkan menabung dari pertengahan tahun untuk belanja saat diskon besar-besaran di akhir tahun. Selain itu, sebaiknya menghindari membawa kartu kredit dan ATM saat berbelanja barang diskon. Bawalah uang tunai sesuai dengan bujet yang telah ditentukan sebelumnya.

-Teliti saat memilih barang. Sebelum memutuskan untuk membeli barang, ada baiknya memeriksa terlebih dahulu kondisi barang apakah ada cacat atau tidak. Karena saat menurunkan harga produk atau memberikan diskon, tidak sedikit produsen yang mencampurkan barang-barang yang masih dalam kondisi bagus dengan barang yang sudah rusak. Momen diskon ini terkadang juga mereka jadikan sebagai salah satu cara untuk menjual habis barang-barang yang sudah mulai rusak. 

-Bandingkan harga, saat momen diskon seperti tahun baru, Lebaran, dan akhir tahun, biasanya semua pusat perbelanjaan berlomba-lomba menarik pembeli dengan memberikan diskon besar-besaran. Namun, tidak sedikit pula toko yang sudah menaikkan harga terlebih dahulu sebelum memberikan diskon. Perhatikan juga diskon yang diberikan. Kadang toko-toko memberikan diskon dengan jargon bombastis. Misalnya diskon untuk durasi waktu tertentu, atau ada beberapa syarat pembelian yang memberikan diskon khusus bagi pemegang kartu tertentu seperti member, atau kartu debit. Jangan terkecoh juga dengan iming-iming diskon plus-plus atau promo lain seperti buy one get one. Apakah barang yang diberikan promo ini bebas untuk memilih atau sudah ditentukan?

-Luangkan waktu khusus untuk berbelanja.  Jangan terburu-buru dalam berbelanja. Pertama-tama, cobalah meluangkan waktu yang cukup untuk belanja diskon akhir tahun. Jika waktu terbatas membuat Anda terburu-buru dan tidak cermat dalam memilih barang. Akibatnya barang yang Anda pilih bisa jadi tidak berkualitas. Belanja di saat diskon memang membutuhkan lebih banyak waktu dan tenaga. Untuk itu, harus meluangkan waktu khusus untuk berburu barang diskon, misalnya pada weekend.

-Berpikir ke depan. Saat melihat barang-barang diskon yang dibanderol dengan harga yang cenderung murah, mungkin tidak lagi berpikir panjang dan langsung memutuskan untuk membelinya meskipun barang tersebut tidak benar-benar dibutuhkan. Alhasil mungkin saja barang tersebut hanya akan tersimpan di lemari atau gudang karena tidak terpakai. Oleh karena itu, harus berpikir ke depan, apakah barang tersebut benar-benar dibutuhkan.

-Lihat peluang bisnis. Tidak semua orang memiliki banyak waktu luang untuk berbelanja saat diskon besar-besaran. Melihat hal tersebut sebagai peluang untuk berbisnis, Anda bisa membeli barang-barang diskon ini dan kemudian menjualnya kembali dengan harga normal atau sedikit lebih murah dari harga normal, bisa secara online maupun secara offline. Pasti akan banyak orang yang tertarik untuk membelinya, apalagi jika bisa menawarkan harga yang lebih murah dari harga normal terutama untuk barang-barang branded. (Ant/tokopedia.com/drufgaya.com)

 

Editor : Sotyati


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home