Loading...
INDONESIA
Penulis: Diah Anggraeni Retnaningrum 13:31 WIB | Jumat, 14 Agustus 2015

Konflik Sosial Jangan Dibesar-besarkan

Ridwan Saidi (kedua kiri) berpose di depan pers setelah menerima kenang-kenangan jaket militer TNI AD pada 23 Juli 2013 lalu. (Foto: Dok. satuharapan.com/ Prasasta Widiadi)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Budayawan Ridwan Saidi menilai bahwa insiden Tolikara yang terjadi beberapa waktu yang lalu jangan terlalu dibesar-besarkan. Menurutnya, peristiwa itu sudah selesai karena ada mekanisme sosial yang akan menyelesaikannya.

"Itu (kasus Tolikara) sudah selesai, sudah ada mekanismenya," kata dia di Gedung Nusantara II Jakarta Selatan pada Jumat (14/8).

Ridwan menilai ada masalah besar yang harus diselesaikan, yaitu masalah kemiskinan, terutama harus dilakukan dalam momentum HUT RI ke-70.

Menurut dia, masalah konflik sosial tidak perlu dibesar-besarkan namun seharusnya fokus menyelesaikan masalah nyata di masyarakat seperti harga daging dan beras mahal.

"Kita tidak perlu membesar-besarkan (masalah konflik sosial di Tolikara), karena saat ini rakyat masih miskin dan beban hidupnya semakin berat," ujarnya.

Dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-70, Indonesia harus bangun brand power untuk mewujudkan masyarakat sejahtera.

"Saya menilai Indonesia harus membangun brand power, kalau energi kan selesai," kata dia.

Dia mengatakan Indonesia memiliki masa lalu yang hebat sehingga saat ini harus bangkit agar krisis yang melanda negeri ini berakhir.

Menurut dia, Indonesia memiliki Sumber Daya Manusia yang baik dan cerdas, misalnya banyak generasi muda Indonesia yang juara olimpiade fisika di luar negeri.

"Anak-anak Indonesia banyak yang memiliki kemampuan hebat sehingga harus mendapat ruang yang baik," kata dia. (Ant)

Editor : Yan Chrisna Dwi Atmaja


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home