Loading...
DUNIA
Penulis: Kris Hidayat 21:53 WIB | Rabu, 11 Desember 2013

Lagi, Jurnalis Jadi Korban Penembakan di Filipina

Michael Diaz Milo bersama anaknya Veni Vidi Vici dan Mahatma. (Foto: inquiernews.com)

MANILA, SATUHARAPAN.COM - Kelompok bersenjata menembak mati seorang penyiar di Filipina pada Rabu (11/12), kata kepolisian, serangan mematikan ketiga dalam dua pekan di salah satu negara paling berbahaya di dunia untuk jurnalis.

Kelompok bersenjata berkendara sepeda motor menyerang Rogelio Butalib (44) di kota bagian selatan, Tagum, di pulau Mindanao, kata juru bicara kepolisian regional Kepala Inspektur Jed Clamor.

“Kami melihat kemungkinan bahwa dia dibunuh karena profesinya,” kata Clamor kepada wartawan.

Butalib merupakan seorang komentator untuk stasiun Radyo Natin dan mungkin telah membuat musuh karena programnya yang membahas berbagai isu lokal, termasuk korupsi, kata Clamor.

Namun, pejabat kepolisian itu mengatakan bahwa pembunuhan tersebut dapat bermotif politik, karena korban juga terpilih untuk menempati jabatan yang diperebutkan pada Oktober.

Butalib merupakan jurnalis ketiga yang ditembak dan dibunuh di Filipina dalam dua pekan.

Michael Diaz Milo, pembawa acara program bincang-bincang radio DXFM, dibunuh di kota Butuan pada Jumat, sementara penyiar Joas Dignos tewas di kota Valencia pada 29 November.(Ant)

Editor : Yan Chrisna Dwi Atmaja


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home