Loading...
INDONESIA
Penulis: Endang Saputra 19:40 WIB | Rabu, 10 Februari 2016

Maarif Award 2016 Mencari Tokoh Pluralisme

Wakil Ketua Dewan Pembina CSIS dan Dewan Pembina Maarif Institute Clara Joewono di aula Kantor Maarif Institute, Jalan Tebet Barat Dalam, Jakarta Selatan, hari Rabu (10/2).(Foto: Endang Saputra)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Wakil Ketua Dewan Pembina CSIS dan Dewan Pembina Maarif Institute Clara Joewono, mengatakan, Maarif Award 2016 kali ini mengundang dan mencari tokoh-tokoh lokal dan Pluralisme.

“Memilih tokoh-tokoh lokal yang luar biasa yang melalui kegiatan ini sesuatu yang berharga bagi komunitasnya bahkan kepentingan bagi Bangsa dan negara itu orang yang Pluralisme orang yang toleran orang yang memikirkan komunitas di mana dia tinggal,” kata Clara di aula Kantor Maarif Institute, Jalan Tebet Barat Dalam, Jakarta Selatan, hari Rabu (10/2).

Selain itu, kata Clara dalam penilaian untuk mendapatkan Maarif Award 2016 para calon nanti akan dipelajari terlebih dahulu oleh dewan juri apakah memenuhi  kriteria atau tidak.

“Penilaiannya kami adalah akan nominasi yang masuk lalu  dewan juri bersama-sama, nilai biasanya itu berpuluh-puluh nominasi yang masuk. Pertama kali ini mengundang dari umum untuk bisa menominasikan calon penerima itu diharapkan kami mempunyai calon-calon yang lebih banyak nanti kita akan pelajari oleh dewan juri siapa saja yang memenuhi keteria misalnya 20-30 calon yang masuk nominasi yang masuk nanti kami pilih tinggal 6-7 nanti dewan juri mendiskusikan lagi siapa yang paling tepat untuk bisa menerima Maarif Award ini bisa 1,2,3 orang,” kata dia.

Dengan demikian kata Clara kualifikasi yang bisa memperjuangkan nilai-nilai kemajemukan, ke-Indonesiaan dan kemanusiaan oase yang menyuntikan harapan baru (new hope).

“Kualifikai orang yang Pluralisme yang melalui kegiatan-kegiatan itu melawan intoleransi, mencegah kekerasan, mampu mejembatani hubungan antar agama-agama di kalangan masyarakat akar rumput, mereka merupakan aktivis pelapor dan penggerak proses perubahan sosial di tingkat akar rumput dengan komitmen tinggi terhadap toleransi, pluralisme, moderasi dan keadilan sosial,” kata dia.

Untuk itu, kata Clara harapan Maarif Award 2016 ini untuk mencari mutiara-mutiara atau tokoh lokal yang sangat istimewa untuk kemaslahatan umat manusia.

“Harapan kami untuk mencari mutiara-mutiara yang dimaksud mutiara itu adalah tokoh-tokoh lokal dilokasi mereka sendiri dikomunitas mereka sendiri  itu melakukann kegiatan-melakukan yang  sangat istimewa untuk kemaslahatan umat manusia pada umumnya dan untuk komunitas sendiri saya percaya perbuatan baik itu pada akhirnya akan sangat penting untuk Bangsa dan negara karena mereka itu menjadi  inspirasi menjadi teladan bagi yang lain-lain,” kata dia.

“Sampai akhir Bulan Maret porses, tim teknis akan jalan kedaerah dimana para calon itu berada kalau tidak ada halangan proses akhir Bulan Mei bisa selesai keseluruhannya, mungkin sudah bisa langsung diberikan Maarif Award 2016 dalam satu acara,” dia menambahkan.

Editor : Bayu Probo


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home