Loading...
RELIGI
Penulis: Martahan Lumban Gaol 18:16 WIB | Rabu, 10 Juni 2015

Menag: di Beberapa Tempat Kualitas Kehidupan Beragama Meningkat

Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin (tengah) memberi keterangan saat diwawancarai wartawan usai pembukaan Muktamar Wanita Islam Alkhairaat (WIA) ke IV di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (6/8/14). Menteri Agama menegaskan Pemerintah Indonesia menolak keberadaan ataupun perkembangan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) yang kemudian menamakan diri menjadi Islamic State (IS) di wilayah NKRI serta meminta masyarakat untuk tidak terpengaruh atas ajaran maupun paham yang disebarkan organisasi tersebut. (Foto: Dok. satuharapan.com)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menolak bila ada kelompok atau lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang menyebut kebebasan beragama di Indonesia selama tujuh bulan Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla mengalami kemunduran.

Dia meminta kelompok atau LSM tersebut mengeluarkan data kuantitatif yang konkret terkait kualitas kehidupan keberagamaan di Indonesia.

“Saya bisa menerima kalau ada masalah yang belum terselesaikan di tahun ini, tapi tidak kemudian disimpulkan bahwa sekarang lebih buruk dari tahun lalu, selama tidak didukung dengan data kuantitatif yang menjadi indikator penurunan kualitas kehidupan keberagamaan kita,” kata Menag Lukman kepada satuharapan.com, usai menggelar Rapat Kerja dengan Komisi VIII DPR RI, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (9/6).

Politisi PPP itu menjelaskan, di beberapa tempat kondisi kehidupan keberagamaan terjaga dan terpelihara dengan baik, bahkan ada yang mengalami peningkatan. Contoh, di Maluku, di mana kehidupan umat Nasrani dan Muslim kian membaik.

“Di beberapa tempat saya menyaksikan bahwa kondisinya bisa tetap terjaga dan terpelihara, bahkan di beberapa tempat meningkat. Di Maluku misalnya, antara Nasrani dan Muslim itu semakin baik dan di beberapa tempat lainnya,” ucap Menag Lukman.

Terkait dengan beberapa kasus kehidupan keberagamaan yang belum terselesaikan, menurut dia, benar. Karena, masih membutuhkan waktu dan belum bisa segera diselesaikan. Tapi, hal tersebut tidak bisa dikatakan telah terjadi penurunan kualitas, sebab untuk membuktikan hal-hal tersebut dibutuhkan data-data konkret.

“Terkait dengan adanya beberapa kasus yang belum terselesaikan, ya, saya akui itu, karena prosesnya masih membutuhkan waktu tidak bisa atau belum bisa segera diselesaikan. Tapi kalau kemudian dinilai ada penurunan kualitas, saya tentu butuh data-data konkret,” tutur Menag Lukman.

Editor : Eben Ezer Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home