Loading...
EKONOMI
Penulis: Diah Anggraeni Retnaningrum 18:48 WIB | Rabu, 04 Maret 2015

Mentan: Luas Panen Maret 2,4 Juta Hektare

Pekerja menyelesaikan proses penjemuran gabah di Karangduren, Sawit, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (28/2). Menteri Pertanian Amran Sulaiman menargetkan produksi padi setiap provinsi di tahun 2015 naik antara 5 persen sampai 10 persen sebesar 73,4 juta ton Gabah Kering Giling (GKG), dibandingkan pencapaian tahun 2014 sebesar 70,61 juta ton, agar dapat mencapai swasembada pangan nasional. (Foto: Antara)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Kementerian Pertanian mengungkapkan pada Maret 2015 akan memasuki panen raya dan diperkirakan untuk bulan tersebut luas areal panen mencapai 2,4 juta hektare (ha).

"Secara nasional, bulan Maret ini ada luas areal tanam yang panen mencapai 2,4 juta hektare (ha)," ujar Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di sela kunjungan ke Bengkulu, Rabu (4/3).

Mentan menambahkan, pihaknya akan melakukan kunjungan kerja ke kabupaten Ponorogo, Jawa Timur akhir pekan ini yang mana luas areal panen di wilayah itu mencapai 500.000 ha.

Menurut dia, apabila, dalam 1 ha, produktivitasnya sebanyak tujuh ton, maka untuk satu kabupaten akan mampu menghasilkan 3,5 juta ton Gabah Kering Panen (GKP).

"Melimpahnya produksi gabah ini akan menurunkan harga beras seiring penambahan pasokan beras ke pasar.Konsumsi beras nasional mencapai 3 juta ton per bulan," katanya.

Sementara itu data Ditjen Tanaman Pangan menunjukkan mulai Februari lalu sudah mulai panen padi, setidaknya, areal panen padi seluas 1,24 juta hektare (ha) atau sebanyak 6,32 juta ton GKG yang setara 3,79 juta ton beras.

Terkait Operasi Pasar (OP) dan raskin oleh Perum Bulog, Amran menyatakan, dari laporan yang diperoleh harga beras berangsur turun antara Rp 700 - Rp 1.400 per kilogram sehingga saat ini, harga beras medium sekitar Rp 10.000 per kilogram

Dalam kunjungannya ke Bengkulu, Menteri Pertanian Amran Sulaiman sempat menyerahkan bantuan 24 unit alat mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani di kabupaten Rejanglebong.

Penyerahan bantuan alsintan itu menurut dia sebagai upaya pemerintah dalam percepatan pencapaian swasembada pangan nasional.

"24 unit alsintan ini merupakan awalnya saja, karena dalam APBN-P 2015 jumlah alsintan yang akan diberikan kepada masyarakat provinsi Bengkulu mencapai 600 unit," kata Menteri pertanian usai menyerahkan 24 unit alsintan untuk kelompok tani di Rejanglebong yang dipusatkan di desa Cawang Lama kecamatan Selupu Rejang. (Ant)

Editor : Yan Chrisna Dwi Atmaja


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home