Loading...
DUNIA
Penulis: Prasasta Widiadi 16:19 WIB | Selasa, 26 April 2016

PBB Terjunkan Bantuan Antisipasi Kelaparan Ekuador

Ilustrasi: Ratusan warga mengantri makanan di tempat penampungan, di Manta, Ekuador.

QUITO, SATUHARAPAN.COM – Program Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang mengkhususkan kepada ketahanan pangan, World Food Programme (WFP) meningkatkan bantuan pangan kepada daerah yang paling terdampak gempa bumi di Ekuador dan berpotensi mengalami krisis pangan.

Menurut situs resmi WFP hari Senin (25/4) badan khusus PBB tersebut membantu atas permintaan pemerintah dalam mendistribusikan pangan dengan menggunakan beberapa konvoi kendaraan truk.

“Karena gempa sejumlah besar orang tidak lagi memiliki akses ke sumber rutin pendapatan mereka dan makanan, dan ini akan berdampak negatif keamanan pangan mereka,” kata Direktur Regional WFP untuk Amerika Latin dan Karibia, Miguel Barreto yang berada di Portoviejo, Ekuador.

Dia  mengkoordinasikan  penyaluran bahan bantuan dengan  menggunanakan konvoi kendaraan beberapa truk yang melintas satu kota dan kota lainnya namun terlebih dahulu bekerja sama dengan Direktur WFP setempat, Stefano Porretti.

Konvoi kendaraan WFP, menurut Barreto, tidak hanya di Portoviejo, namun juga ke kota lainnya yang juga terdampak gempa.

Staf WFP, kata Barreto, mendukung proses distribusi makanan untuk keluarga yang paling terpengaruh dan WFP juga mendirikan semacam rumah sakit darurat di kota Manabi, saat ini pasien yang merupakan korban gempa mencapai 50.000 orang.  

“WFP berencana  menargetkan bantuan dapat diterima kepada seperempat juta orang terkena dampak bencana ini, setelah kami tentunya kami berkoordinasi dengan pemerintah," kata Barreto.

Barreto mengunjungi Portoviejo dan Pedernales bersama

 dengan Menteri Ekuador Luar Negeri, Guillaume Long, dan Sekretaris Jenderal Organisasi Negara-negara Amerika Selatan (OAS), Luis Almagro.

Sementara itu di tempat terpisah, Juru Bicara World Food Program, Alejandro Chicheri, seperti diberitakan Euro News hari Senin (25/4) melakukan hal serupa yakni berkoordinasi dengan tentara Ekuador guna mendistribusikan bantuan di Manta (kota terdampak gempa Ekuador.

“Kami mencoba membantu daerah yang paling rentan,” kata Chicheri.

“Kami memfokuskan mendistribusikan bantuan sekarang terutama di tempat penampungan, rumah sakit dan kami berharap bantuan kami mencukupi ratusan ribu orang di minggu-minggu berikutnya, masih ada  banyak hal yang harus dilakukan,” kata Chicheri.

Dalam catatan Euro News, gempa berkekuatan 7,8 skala richter  dan berpusat di Manta, Ekuador merenggut nyawa lebih dari 655 jiwa penduduk Ekuador di beberapa kota, selain itu hingga Senin (25/4) tercatat lebih dari 7.000 penduduk Ekuador  luka-luka, dan lebih dari 500.000 orang dilaporkan hilang.

Chicheri menargetkan bantuan dari WFP akan cukup untuk lebih dari tiga bulan. Ia memerinci bantuan bagi warga Ekuador antara lain  bahan makanan, voucher komoditas dan jika memungkinkan uang tunai akan disediakan bagi mereka yang paling membutuhkan.

Sejak gempa melanda negara tersebut pada hari Sabtu (16/4) dini hari WIB, dalam catatan Euro News hingga saat ini telah terdapat lebih dari 700 gempa susulan. (euronews.com/ wfp.org).

Editor : Eben E. Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home