Loading...
FOTO
Penulis: Dedy Istanto 14:16 WIB | Rabu, 08 Juli 2015

Pemesan Dodol Meningkat Jelang Lebaran

Pemesan Dodol Meningkat Jelang Lebaran
Pembuatan dodol milik Yuyun menjelang Lebaran meningkat dari hari biasa yang hanya mengerjakan dua kuali menjadi 24 kuali yang sudah berjalan selama bertahun-tahun dari para pemesan yang hampir rata-rata sudah menjadi pelanggan tetap. Pembuatan dodol di yang terletak di Jalan Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (8/7) mengaku sudah berjalan sudah generasi ketiga. (Foto-foto: Dedy Istanto).
Pemesan Dodol Meningkat Jelang Lebaran
Para pekerja saat sibuk membuat dodol didalam kuali yang rata-rata membutuhkan waktu empat jam untuk menjadi dodol.
Pemesan Dodol Meningkat Jelang Lebaran
Proses pembuatan dodol yang terletak di Pasar Minggu milik Yuyun menjadi salah satu pembuat dodol yang sudah berjalan selama tiga generasi.
Pemesan Dodol Meningkat Jelang Lebaran
Para pekerja saat melakukan proses pemindahan dodol dari kuali ke dalam keranjang sesuai ukuran dengan harga mulai dari yang kecil mencapa Rp 60.000 dan yang besar Rp 75.000.
Pemesan Dodol Meningkat Jelang Lebaran
Para pekerja tampak sibuk mengaduk dodol yang berada di kuali mengejar pemesanan yang meningkat menjelang Lebaran.
Pemesan Dodol Meningkat Jelang Lebaran
Para pekerja tampak sibuk saat mengaduk adonan dodol dalam kuali yang terletak di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Pemesanan dodol meningkat menjelang Lebaran. Tidak seperti hari biasa pembuatan dodol milik Yuyun yang terletak di Jalan Damai Baru, Pejaten Baru, Pasar Minggu, Jakarta Selatan sejak seminggu bulan Ramadan sudah banyak yang memesan, Rabu (8/7).

Menurut seorang pekerja mengatakan pembuatan dodol menjelang Lebaran dalam sehari dapat mengerjakan 24 kuali, berbeda pada hari biasa yang hanya membuat dua kuali. Kebanyakan pemesan adalah pelanggan yang sudah terbiasa memesan dodol milik ibu Syarifah Hairiyah yang mengaku sudah berdiri selama tiga generasi.

Harga untuk dodol dalam keranjang kecil dibandrol harga Rp 60.000 sedangkan untuk keranjang besar dibandrol harga Rp 75.000. Sementara untuk varian rasa yang tersedia ada rasa dodol original dan juga rasa buah duren.

Tempat pembuatan dodol milik Yuyun setidaknya telah mengerjakan sebanyak 50 pekerja. Dengan satu orang bertugas sebagai mengaduk dodol dan dua orang bertugas membantu proses penyortiran. Menurut salah satu pekerja mengatakan dibutuhkan lima jam dari awal proses meracik sampai dengan mengaduk dan menjadi dodol.

Editor : Yan Chrisna Dwi Atmaja


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home