Loading...
LAYANAN PUBLIK
Penulis: Kartika Virgianti 20:21 WIB | Rabu, 15 Oktober 2014

Pemprov DKI Ajukan Bantuan Anggaran Daerah Penyangga

Bendung Katulampa yang berada di Bogor, Jawa Barat, salah satu daerah penyangga Jakarta. (Foto: Antara)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengaku telah mengajukan ke DPRD DKI Jakarta perihal bantuan anggaran untuk membantu daerah penyangga banjir.

“Kami sudah ajukan ke mereka, kalau mereka menolak, itu hak mereka,” kata Ahok, sapaan akrab Basuki Tjahaja Purnama, di Balai Kota, Rabu (15/10).

Seperti diketahui, menjelang musim penghujan mendatang, daerah penyangga Jakarta berperan besar dalam upaya penanggulangan banjir di ibu kota. Pasalnya, hulu dari sungai yang mengalir di Jakarta berasal dari daerah penyangga Jakarta, misalnya Daerah Aliran Sungai (DAS) Cisadane yang melewati beberapa kota antara lain Bogor, Tangerang, dan hulunya Sungai Ciliwung di Jakarta, contoh lainnya adalah DAS Pesanggrahan yang hulunya dari Kota Bogor, Depok, lalu mengalir ke Jakarta Selatan.

Menurut Basuki, ia telah mengikuti prosedur yang berlaku dengan cara mengajukan ke lembaga legislatif tersebut, untuk kemudian nantinya harus dibahas secara teknis terkait pengajuan tersebut.

Basuki mengklaim bahwa pemberian bantuan tersebut telah dilakukan sebelum pemerintahan Jokowi dan dirinya, namun ia merasakan bantuan tersebut yang selama ini hanya sebesar Rp 5 miliar per tahun tidak akan cukup. Oleh karena itu Pemprov DKI akan menyiapkan Rp 100 miliar mulai tahun depan.

Disamping itu, Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi mengaku belum mengetahui adanya usulan pengajuan dari Basuki terkait bantuan tersebut, lantaran ia baru menjabat ketua DPRD di periode ini.

“Saya periode baru jadi, saat ini saya belum dapat turunannya,” kata Prasetyo Edi di Balai Kota.

Kemudian ia berjanji akan mempelajari pengajuan tersebut dan berharap minggu depan semuanya sudah bisa diselesaikan.

Sebelumnya, Ketua Fraksi Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) DPRD DKI Jakarta, Abdul Ghani menolak rencana pemerintah setempat memberi bantuan sekitar Rp 100 miliar untuk daerah penyangga banjir.

“Tidak perlu DKI Jakarta memberikan bantuan itu. Seharusnya, pemerintah pusat yang lebih dominan turun tangan,” kata Abdul Ghani. (Ant)

Editor : Bayu Probo


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home