Loading...
EKONOMI
Penulis: Diah Anggraeni Retnaningrum 14:36 WIB | Selasa, 01 April 2014

Pengusaha UKM: Pemerintah Perlu Dongkrak Pariwisata

Yoana Fransisca dengan produknya untuk persiapan pameran. (Foto: dok. pribadi Yoana Fransisca)

YOGYAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Pada tahun politik 2014 ini, banyak kalangan berharap Indonesia lebih maju daripada tahun-tahun sebelumnya. Tidak terkecuali pelaku ekonomi skala usaha kecil menengah (UKM) seperti Yoana Fransisca,  pengusaha kerajinan tangan asal Yogyakarta. Dia berharap pemerintah yang baru lebih mengangkat sektor pariwisata di mata dunia.

“Usaha saya ini sangat bergantung pada wisatawan,” kata dia kepada satuharapan.com melalui surat elektronik, Senin (24/3), “Kalau negara aman, apa pun bisa kita buat. Kerja juga enak dan tidak takut ada kerusuhan. Kalau bencana kan tidak bisa diprediksi, yang penting penanggulangan cepat sehingga kegiatan ekonomi bisa berjalan kembali.”

Pemerintah, dalam hal ini yaitu Kementerian Perindustrian dan Perdagangan, menurut Yoana, sudah banyak membantu kalangan pengusaha UKM dengan memberikan stand gratis untuk pameran industri. Lewat cara itulah pemerintah mengedukasi pengusaha pemula untuk tahu pentingnya promosi produk melalui pameran.

Pameran yang diselenggarakan tidak hanya di daerah Yogyakarta, melainkan juga di kota-kota besar hingga luar negeri. Meskipun biaya akomodasi ditanggung oleh peserta pameran, pemerintah memberikan fasilitas penginapan yang nyaman.

Hal yang sangat disayangkan oleh Yoana, pameran yang diselenggarakan pemerintah sering kali tidak ramai pengunjung. Terkadang dia merugi, karena walaupun stand yang diberikan gratis, dia harus membayar karyawan dan modal barang. Tapi hal itu tidak menyurutkan langkahnya untuk berkembang. Dia selalu ikut serta dalam pameran yang diselenggarakan pemerintah sebagai ajang promosi. Saat ini, selain ikut pameran, Yoana sudah mampu membayar pameran yang diadakan di pusat perbelanjaan seperti di Malioboro Mall atau Ambarukmo Plaza.

Selain membantu menyediakan stand gratis, pemerintah juga membantu pengusaha UKM memberikan modal dengan bunga rendah melalui bank yang ditunjuk pemerintah seperti Bank Mandiri. Batuan seperti itu dirasa sangat cukup bagi pengusaha pemula untuk mulai berkembang.

 Presiden Berbasis Militer

Dalam tahun politik ini, khususnya presiden, Yoana berharap pemimpin negeri ini memiliki latar belakang militer. Alasannya agar negara aman sehingga Indonesia di mata dunia bisa kembali bersinar. Banyaknya teroris yang mati dan ditangkap, menurut Yoana  bisa memulihkan nama Indonesia di mata internasional sehingga wisatawan tidak akan takut lagi datang ke Indonesia.

Ia juga berharap acara-acara di televisi lebih banyak menyorot seni-seni kreatif seperti mengajari membuat sesuatu yang bisa menghasilkan uang atau kunjungan pabrik. Jadi, masyarakat Indonesia bisa termotivasi menjadi produktif dan kreatif dengan kreasi sendiri.

Profil UKM

Yoana Fransisca adalah pengusaha kerajinan tangan yang memproduksi tas dan dompet dengan berbagai ukuran dan bentuk. Ia memulai bisnisnya ketika masih kuliah pada 1997 dengan modal awal Rp 80.000, dari uang saku kuliahnya.

Mulanya ia hanya memakai sendiri tas buatannya. Seiring perjalanan waktu, banyak yang suka kerajinan tangan buatannya. Ketika mulai banyak yang memesan, ia serius menjalani usaha itu pada 2001.

Ia memasarkan produknya ke butik, hingga berhasil memasok ke Mirota Batik yang terkenal di Yogyakarta. Seiring bertambahnya pesanan, Yoana mulai merasakan perlunya memiliki pegawai. Dari satu penjahit, kini ia telah memiliki 15 pegawai.

“Kesulitan yang saya hadapi tidak banyak berarti, karena pakai modal sendiri,” kata dia. “Jadi modal yang saya pakai, saya putar hingga putaran modal tersebut makin besar.”

Yoana mengaku ayahnya berperan besar untuk kemajuan usahanya. Berkat ayahnya pula ia bisa mengikuti pameran yang diselenggarakan Deperindag (kini menjadi Kementerian Perindfustrian dan Kementerian Perdagangan, Red). Sejak saat itu, ia rajin mengikuti pameran dan bergabung dengan Asosiasi Pengusaha Handycraft Indonesia (Asephi).

“Banyak pengusaha senior yang memotivasi saya untuk bekerja lebih giat lagi.”

Editor : Sotyati


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home