Loading...
INDONESIA
Penulis: Yan Chrisna Dwi Atmaja 23:14 WIB | Sabtu, 04 Januari 2014

Presiden Harapkan GP Ansor di Depan Hadapi Gerakan Ekstrem Radikal

Presiden menghadiri Haul Gus Dur pada Jumat (3/1) disambut KH Solahuddin Wahid, adik kandung Gus Dur yang juga pengasuh Tebuireng, bersama Ibu Shinta Nuriyah Abddurrahman Wahid, serta sesepuh pondok tersebut KH. Azis Mansur di Jombang. (Foto: dari setkab.go.id)

SURABAYA, SATUHARAPAN.COM - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengharapkan Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) menjadi garda depan dalam menghadapi dan mengatasi gerakan radikal dan ekstrem di Indonesia guna menjaga persatuan, kesatuan dan kerukunan.

"Saya ingin GP Ansor berada di depan untuk menghadapi gerakan ekstrem radikal termasuk terorisme, cegahlah bumi nusantara ini dari gerakan ekstrem yang tidak bertanggung jawab. Jadikan Indonesia yang teduh," kata Presiden dalam peringatan hari lahir GP Ansor ke 80 di Surabaya, Sabtu (4/1) malam.

Presiden mengatakan Indonesia harus mampu menjadi bangsa besar yang menjunjung tinggi toleransi dan persaudaraan sehingga tidak bercerai berai.

Presiden dalam kesempatan itu juga berharap agar GP Ansor juga turut berkontribusi dalam memajukan pendidikan, mendorong dan menjadi pelopor ekonomi rakyat untuk meningkatkan kesejahteraan dan mengentaskan kemiskinan.

Dalam kesempatan tersebut Presiden juga mengungkapkan kecintaannya pada GP Ansor. "Saya mencintai GP Ansor. Meskipun nanti saya tidak lagi menjadi Presiden saya tetap mencintai GP Ansor, saya adalah sahabat NU dan GP Ansor," kata Presiden.

Sementara itu Ketua Umum GP Ansor Nusron Wahid dalam sambutannya mengapresiasi kecintaan Presiden Yudhoyono terhadap GP Ansor. Hal itu ditunjukkan kehadiran Presiden dalam setiap hari lahir GP Ansor.

"Dalam catatan kami, sejak Bapak Presiden menjabat pada 2004, telah sembilan kali Bapak Presiden menghadiri hari lahir GP Ansor," kata Nusron. 

Nusron menambahkan, Indonesia saat ini masih ada tiga masalah utama, lunturnya keindonesiaan, maraknya korupsi dan masih banyaknya rakyat miskin.

Sedangkan Ketua Umum PB NU Said Aqil Siroj mengharapkan GP Ansor agar dapat terus memberikan sumbangan terhadap bangsa dan negara sebagai salah satu upaya menegakkan agama Islam di negeri ini. 

Hal yang sama juga disampaikan Gubernur Jawa Timur Soekarwo dalam sambutannya. (Ant/NUOnline)


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home