Loading...
EKONOMI
Penulis: Sabar Subekti 14:33 WIB | Minggu, 12 Februari 2023

Presiden Ingatkan Penerima KUR untuk Disiplin Gunakan Dana dan Bayar Cicilan

Presiden Joko Widodo berdialog dengan para penerima Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank Syariah Indonesia (BSI) pada Jumat, 10 Februari 2023 di halaman Stadion PT Pupuk Iskandar Muda (PIM), Kabupaten Aceh Utara. (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)

ACEH, SATUHARAPAN.COM – Presiden Joko Widodo mengingatkan warga masyarakat untuk bijak dan disiplin setelah mendapatkan pembiayaan KUR (Kredit Usaha Rakyat).

Presiden menyerahkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank Syariah Indonesia (BSI) pada hari Jumat, 10 Februari 2023 di halaman Stadion PT Pupuk Iskandar Muda (PIM), Kabupaten Aceh Utara, dan  berkesempatan untuk berdialog dengan para penerima KUR.

“Saya titip kalau dapat pembiayaan seperti itu jangan tergesa-gesa, meskipun untungnya jelas jangan tergesa-gesa untuk mencari hal-hal yang memberikan kenikmatan, beli mobil, belum punya motor beli motor. Ngerem dulu, nanti kalau keuntungannya sudah banyak dikumpulkan,” kata Presiden.

Pentingnya Pencatatan

Pada kesempatan tersebut, Presiden mengajak untuk berdialog dan menawarkan hadiah sepeda untuk penerima KUR. Salah satunya Duma, seorang perempuan penjual jilbab dan makanan cepat saji mengaku mendapatkan pembiayaan KUR sebesar Rp 300 juta. Presiden pun mengingatkan untuk mencatat segala bentuk pengeluaran biaya secara detail.

“Pencatatan itu penting, jadi pengeluaran harian itu berapa, di sini penjualan berapa kemudian untung berapa. Meskipun pakai buku sederhana tapi harus tercatat,”  kata Presiden.

Harus Bisa Bayar Cicilan

Sebelumnya, Presiden juga sempat berdialog dengan Zulhelmi, seorang pengusaha pupuk yang juga merupakan penerima pembiayaan KUR sebesar Rp 100 juta. “Hitung-hitungannya insyaallah bisa ya?” tanya Presiden.

“Sangat bisa Pak, sangat untung,” kata Zul dengan penuh keyakinan. Presiden pun mengapresiasi jawaban Zulhelmi atas rasa optimistis setelah menerima pembiayaan oleh BSI.

“Sangat bisa, gitu lho, sangat bisa. Harus dijawab gitu ‘Sangat bisa Pak’ nyicilnya dua juta ‘Sangat bisa Pak’. Jangan ‘Waduh iya Pak, nggak tau Pak ya.’ Ini sudah diberi pembiayaan oleh BSI tidak yakin bahwa bisa mengangsur setiap bulannya, harus yakin, yang namanya usaha itu harus yakin,” kata Presiden.

Presiden pun segera menyerahkan hadiah sepeda kepada Zulhelmi. Presiden menuturkan bahwa sepeda tersebut dapat dijual untuk membeli mobil.

“Sepeda ini kalau dijual mungkin bisa untuk beli mobil lho. Itu ada tulisannya di situ di bawah ‘Presiden Jokowi’ itu mahal itu, yang mahal bukan sepedanya, tulisannya,” ucap Presiden disambut gelak tawa masyarakat.

Jokowi juga berdialog dengan seorang pengusaha bengkel mobil bernama Nasir yang mendapatkan pembiayaan oleh BSI sebesar Rp 400 juta. Setelah berdialog, Nasir mendapatkan hadiah sepeda dari Presiden.

“Terima kasih, Pak Nasir, sepedanya diambil,” kata Presiden.

“Maaf Pak, dari semalam saya bermimpi untuk foto bareng Pak Presiden,” tutur Nasir.

“Sudah dapat sepeda masih minta bonus foto, ya sudah sini, berikan. Dapat sepeda, dapat foto dengan Presiden,” jawab Kepala Negara dengan penuh canda.

Editor : Sabar Subekti


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home