Loading...
INDONESIA
Penulis: Bayu Probo 08:43 WIB | Rabu, 29 Oktober 2014

Presiden Kunjungi Pengungsi Sinabung

Jokowi saat berkampanye di Sumatera Utara, Rabu (11/16). (Foto: Antara)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana, Rabu (29/10) pagi dijadwalkan bertolak menuju Medan, Sumatera Utara, untuk meninjau lokasi bencana alam di Sinabung, Tanah Karo.

Presiden beserta rombongan akan bertolak dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, menuju Pangkalan Udara Suwondo, Medan. Ikut dalam rombongan Presiden, antara lain Mensos Khofifah Indar Parawansa.

Kunjungan kerja ke daerah ini merupakan kunjungan pertama Presiden Joko Widodo sejak dilantik pada 20 Oktober 2014 lalu.

Ini juga merupakan kali pertama Presiden dan Ibu Negara menggunakan pesawat kepresidenan yang ada sejak zaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Direncanakan Presiden pada Rabu malam telah tiba kembali di Jakarta.

Kala Kampanye

Saat berkampanye untuk meraih posisi presiden, Jokowi mendatangi pengungsi Sinabung. Calon Presiden Joko Widodo yang biasa disapa Jokowi dihadiahi senjata khas adat Karo berupa sebilah pisau “Tubuk Lada” saat mengunjungi lokasi pengungsian korban erupsi Gunung Sinabung di Masjid Agung Kabanjahe, Rabu (11/6).  Dia juga menyatakan ingin lebih banyak mendengar suara rakyat di bandingkan berbicara.

Senjata tersebut diberikan tokoh adat Karo sebagai lambang bekal bagi ksatria yang akan maju ke medan perang.

Jokowi juga dihadiahi Ulos merah yang menjadi lambang ksatria yang dipersembahkan perwakilan pedagang yang mengungsi.

Kemarin Jokowi mengunjungi berbagai tempat di Sumatera Utara termasuk berkunjung pengungsian korban letusan Gunung Sinabung di Gereja Batak Karo Protestan Kabanjahe dan Masjid Agung Kabanjahe yang keduanya berdekatan.

Meski berbeda agama, korban erupsi di pengungsian saling bergotong royong dan membantu pekerjaan sehari-hari di pengungsian yang menampung 15.800 an jiwa tersebut.

“Sehari-hari kegiatan kami seperti ini, nanti yang menyiapkan makanan ya ganti-gantian tiap kampung tiap hari,” kata salah seorang ibu pengungsi yang tidak mau menyebutkan namanya.

Kedatangan Jokowi ke dua lokasi pengungsian untuk mengetahui kondisi para pengungsi yang sudah sembilan bulan menempati tempat tersebut.

“Saya ingin menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan situasi dan kondisi sembilan bulan ini. Saya ingin banyak dengar tidak banyak bicara,” kata Jokowi. (Ant)

Baca juga:


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home