Loading...
DUNIA
Penulis: Yan Chrisna Dwi Atmaja 11:09 WIB | Selasa, 20 Januari 2015

Presiden Mesir Desak Wacana Baru Keislaman untuk Perangi Terorisme

Sebuah foto yang dirilis Middle East News Agency (MENA) menunjukkan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe (kiri) dan Presiden Mesir Abdel-Fattah al-Sisi bersalaman dalam pertemuan di Kairo, 17 Januari 2015. Abe pada Sabtu menjanjikan 2,5 miliar dolar Amerika (sekitar Rp 31,48 triliun) dalam bentuk bantuan kemanusiaan dan pembangunan untuk Timur Tengah saat dirinya melakukan tur regional yang meliputi kunjungan ke Yordania dan Israel. (Foto: AFP)

ABU DHABI, SATUHARAPAN.COM - Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi pada Senin (19/1) mengatakan perang melawan “terorisme” membutuhkan wacana baru Keislaman selain langkah keamanan dan militer.

“Kebangkitan terorisme... membutuhkan respons bijak dari masyarakat internasional,” ujar Sisi dalam World Future Energy Summit di Abu Dhabi.

"Peperangan tidak terbatas hanya pada keamanan dan aspek militer ... tapi harus mencakup wacana reformasi keagamaan yaitu bagaimana menghilangkan ideologi palsu yang memancing kekerasan," katanya.

Mesir dan Uni Emirat Arab memiliki hubungan dan kerja sama sangat erat di berbagai bidang selain aktivitas militer.

Kedua pemerintahan sangat memusuhi kelompok ekstremis dan melarang Ikhwanul Muslimin, menyebutnya sebagai organisasi “teroris”.

Keamanan di kawasan Teluk Arab merupakan “prioritas utama” bagi Mesir, kata Sisi, yang menegaskan dukungan kuat negaranya terhadap upaya Uni Emirat Arab” untuk menjaga keamanan nasionalnya” dan mendesak “peningkatan” aksi guna “menghadapi semua upaya yang merusak keamanan negara-negara Teluk Arab.” (AFP)


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home