Loading...
INDONESIA
Penulis: Reporter Satuharapan 13:19 WIB | Rabu, 01 Maret 2017

Rombongan Raja Salman Tiba di Jakarta

Suasana persiapan kedatangan Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud dari Arab Saudi di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (28/2). Kunjungan kenegaraan Raja Salman pada 1-9 Maret ke Indonesia diharapkan menjadi momentum untuk mendorong investasi dari Timur Tengah. (Foto: Antara)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM - Rombongan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud yang melakukan kunjungan kenegaraan di Indonesia 1-9 Maret 2017 mulai tiba di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, hari Rabu (1/3) siang. 

Di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, beberapa pesawat sudah mendarat di Bandara itu beberapa jam sebelum kedatangan pesawat yang ditumpangi Raja Arab. 

Keterangan Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden menyebutkan pada Selasa (28/2) telah tiba dua pesawat yaitu pukul 09.00 WIB dan pada pukul 18.07 WIB yang mengangkut 28 orang.

Kemudian pada Rabu pagi pukul 00.30 WIB tiba satu pesawat mengangkut 41 orang, pukul 02.20 WIB satu pesawat mengangkut 30 orang, pukul 04.30 WIB satu pesawat mengangkut 20 orang dan pukul 11.20 WIB satu pesawat mengangkut 18 orang. 

Pesawat khusus yang ditumpangi Raja Salman yang dijadwalkan tiba pukul 12.30 WIB akan diikuti dengan dua peswat yaitu pesawat rumah sakit (medis) dan pesawat cadangan.

Sebelumnya Kementerian Luar Negeri RI menyampaikan bahwa delegasi resmi Arab Saudi yang turut dalam kunjungan kenegaraan Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud ke Indonesia berjumlah sekitar 112 orang.
 
"Daftar delegasi resmi mereka itu sekitar 112 orang, yang diantaranya terdiri atas 19 pangeran dan tujuh menteri," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir.

Dia mengatakan bahwa menteri-menteri Arab Saudi yang dibawa dalam kunjungan kenegaraan Raja Salman itu adalah menteri yang akan menandatangani 10 nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) antara pemerintah Indonesia dan Arab Saudi.

Arrmanatha menyebutkan 10 MoU yang akan ditandatangani pemerintah kedua negara, yaitu MoU kerja sama kebudayaan, kesehatan, peningkatan status mekanisme bilateral, kerja sama keislaman dan dakwah, pendidikan ilmu pengetahuan dan teknologi.
   
Selanjutnya, kerja sama kelautan dan perikanan, kerja sama penanganan kejatahan lintas batas, kerja sama pelayanan udara, kerja sama usaha kecil dan menengah (UKM), kerja sama perdagangan.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al- Saud dijadwalkan melakukan kunjungan ke Indonesia pada 1-9 Maret 2017 yang bertujuan memperkuat kerja sama bilateral antara Indonesia dan Arab Saudi.
 
Menurut Arrmanatha, Raja Salman akan tiba di Indonesia pada 1 Maret pukul 12.00 siang dan akan langsung bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor.
 
"Ini merupakan kunjungan bersejarah karena terakhir kali seorang Raja Arab Saudi berkunjung ke Indonesia itu sudah 47 tahun lalu," ujar dia.

Dia menyebutkan bahwa pemerintah Arab Saudi menilai dalam dua tahun terakhir hubungan kedua negara semakin dekat, dan isu yang dibahas oleh pemerintah kedua negara tidak hanya soal haji dan tenaga kerja.

"Maka kunjungan Raja Arab Saudi bulan depan menunjukkan momentum yang sangat penting bagi hubungan bilateral Indonesia-Arab Saudi," ucap Arrmanatha.

Peningkatan hubungan Indonesia-Arab Saudi, kata dia, juga ditandai dengan semakin seringnya kegiatan saling kunjung antarpejabat kedua negara.

Misalnya, Menlu Retno Marsudi sudah tiga kali berkunjung ke Arab Saudi dan Presiden Jokowi pun telah melakukan kunjungan kenegaraan ke Saudi pada 2015. (Ant)

 


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home