Loading...
SAINS
Penulis: Sabar Subekti 08:02 WIB | Selasa, 06 Oktober 2020

Satgas: Ada Kendala Pelacakan karena Stigma Negatif pada Pasien COVID-19

Pelacakan. (Foto ilustrasi: Ist.)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM-Stigma negatif terhadap penderita COVID-19 mejadi hambatan dalam melaksanakan trancing (pelacakan) terhadap orang yang kotak dengan pasien CPOVID-19. Padahal pelacakan bagian penting dalam mencegah penybran virus itu.

Untuk mencegah penularan virus penting dilakukan testing (pemeriksaan), tracing (pelacakan), dan treatment (perawatan) yang dikenal sebagai 3T. Di Indonesia testing dan treatment cukup baik, dan ini berkontribusi pada makin banyaknya pasien yang sembuh, meskipun pemeriksaan belum mencapai target yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Namun masih ada kendala pada pelacakan.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19,Wiku Adisasmito, mengatakan bahwa banyaknya resistensi dari masyarakat di lapangan menyebabkan pelacakan  sulit dilakukan. Ini akibat adanya stigma negatif dari masyarakat terhadap penderita COVID-19.

“Ini harus dihindari,” katanya dikutip di situs Satgas, hari Rabu (30/1), dan situasinya diiperparah adanya berita bohong yang menghilangkan rasa percaya terhadap pasien yang menjadi subjek tracing

Kendala dalam pelacakan ini bisa menjadikan banyak orang terinfeksi, terutama yang tanpa gejala, yang tidak diketahui dan dalam aktivitasnya mereka menyebabkan penularan virus meluas.  

Wiku mengatakan bahwa 3T (testing, tracing dan treatment) merupakan upaya yang tidak mudah, sehingga membutuhkan sinergi dari masyarakat. “Untuk itu kami menghimbau masyarakat untuk betul-betul memahami bahwa keterbukaan kita semuanya sangat penting bagi upaya pemerintah melakukan tracing," katanya.

"Ingat musuh kita bukan saudara-saudara kita atau orangnya. Musuh kita adalah virusnya. Bersikap jujur dan suportif kepada petugas adalah sikap yang penting dalam mensukseskan program 3T," jelas Wiku. 

Tak lupa ia mengingatkan masyarakat agar bersama-sama menekan penularan dalam lingkungan klaster keluarga. Terapkan protokol kesehatan yang ketat terhadap sesama anggota keluarga dan lindungi anggota keluarga yang masuk kelompok rentan.

Editor : Sabar Subekti


Kampus Maranatha
Gaia Cosmo Hotel
BPK Penabur
Zuri Hotel
Back to Home