Loading...
DUNIA
Penulis: Sabar Subekti 11:56 WIB | Minggu, 27 Juni 2021

Saudi Gagalkan Penyelundupan 14 Juta Pil Captagon dari Lebanon

Direktorat Jenderal Pengendalian Narkotika Arab Saudi menggagalkan upaya penyelundupan 14 juta tablet amphetamine Captagon yang disembunyikan di dalam pengiriman pelat besi yang berasal dari Lebanon. (Foto: SPA)

RIYADH, SATUHARAPAN.COM-Direktorat Jenderal Pengendalian Narkotika Arab Saudi  menggagalkan upaya penyelundupan 14 juta tablet amfetamin Captagon yang disembunyikan di dalam pengiriman pelat besi yang datang dari Lebanon, menurut Saudi Press Agency, SPA.

Pengiriman disita dengan berkoordinasi dengan Otoritas Zakat dan Pajak dan bea cukai di pelabuhan Islam Jeddah. Disebutkan bahwa seorang warga ditangkap di wilayah Riyadh atas partisipasinya dalam upaya menyelundupkan kiriman tersebut.

Arab Saudi sebelumnya telah melarang impor buah dan sayuran dari Lebanon pada April setelah peningkatan penyelundupan narkoba dari Beirut ke negara itu.

Langkah itu dilakukan setelah Bea Cukai Saudi menggagalkan upaya penyelundupan lebih dari lima juta pil Captagon yang dimasukkan ke dalam buah yang diimpor dari Lebanon.

Captagon digunakan oleh para petarung dalam peperangan karena efek yang dimilikinya untuk melawan kelelahan. Ini adalah amfetamin yang telah banyak dibuat dan diekspor secara ilegal dari Lebanon.

Pejabat Libanon berjanji untuk berbuat lebih banyak untuk memerangi penyelundupan narkoba ke luar negeri setelah Arab Saudi memerintahkan larangan semua produk impor dari Beirut.

"Masalahnya sangat serius, terutama jika itu berdampak negatif pada negara-negara Teluk lainnya yang dapat mengambil tindakan serupa atau ketat," kata juru bicara Menteri Pertanian Lebanon, Abbas Mortada, dikutip Reuters.

Hubungan antara Beirut dan Riyadh telah memburuk dalam beberapa tahun terakhir menyusul kebangkitan Hizbullah dan pengaruhnya yang meningkat terhadap negara dan institusinya. Hizbullah terus mendukung milisi Houthi Yaman, yang menyerang Arab Saudi dan warga sipil di dalam Kerajaan hampir setiap hari.

Editor : Sabar Subekti


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home