Loading...
DUNIA
Penulis: Reporter Satuharapan 18:05 WIB | Rabu, 12 Oktober 2016

Serangan di Upacara Pemakaman Tewaskan Petinggi Pemberontak Yaman

Warga Yaman pada 8 Oktober 2016 berdiri di dekat puing sebuah rumah yang dihantam sehari sebelumnya oleh dugaan serangan udara koalisi Saudi di Bajil, menewaskan satu keluarga, di provinsi Houdieda. (Foto: AFP)

SANAA, SATUHARAPAN.COM - Sejumlah petinggi pemberontak Yaman turut menjadi korban tewas dalam serangan udara pada akhir pekan lalu saat berlangsungnya upacara pemakaman di ibu kota Sanaa, yang diduga dilancarkan oleh jet-jet tempur koalisi pimpinan Arab Saudi, menurut laporan media setempat, hari Selasa (11/10).

Upacara pemakaman bagi sejumlah pejabat yang bersekutu dengan pemberontak yang tewas dalam serangan pada Sabtu pekan lalu di gelar di Sanaa, Selasa, menurut laporan kantor berita Saba.

Pemberontak menuding koalisi pimpinan Arab Saudi bertanggung jawab atas serangan tersebut, yang merupakan salah satu serangan terparah sejak koalisi melancarkan operasi melawan pemberontak Huthi pada Maret 2015.

Setelah sempat membantah bertanggung jawab, koalisi pada Minggu menyatakan siap menyelidiki serangan tersebut sementara Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mendesak agar penyelidikan independen yang tidak memihak segera dilakukan.

Tiga komandan Brigade Garda Republik Yaman, yang setia kepada mantan presiden Ali Abdullah Saleh, dilaporkan tewas dalam serangan tragis tersebut.

Perang Yaman telah menewaskan lebih dari 6.800 orang, hampir dua pertiganya merupakan warga sipil, dan menyebabkan sekitar tiga juta warga mengungsi sejak koalisi menggelar operasi militer untuk mendukung Presiden Abedrabbo Mansour Hadi. (AFP)

 


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home