Loading...
SAINS
Penulis: Dewasasri M Wardani 11:55 WIB | Rabu, 14 September 2016

Studi: Bulan Bisa Timbulkan Gempa Bumi Besar

Ilustrasi: bulan purnama. (Foto: khou.com)

TOKYO, SATUHARAPAN.COM - Bulan purnama dapat menyebabkan gempa bumi besar, menurut penelitian yang dilakukan peneliti dari Universitas Tokyo, Jepang.

Peneliti mengatakan, gempa kemungkinan besar terjadi saat air laut pasang, yang terjadi dua kali sehari. Ketika air pasang, air lautan ditarik oleh gravitasi atau gaya berat bulan. Tetapi, ketika muncul bulan purnama baru, dua kali sebulan, air pasang sangat tinggi, terutama ketika bulan matahari dan bumi berada pada satu garis lurus. Gaya tarik ini bisa menimbulkan tekanan pada kawasan-kawasan patahan lempeng bumi dan memicu gempa bumi.

"Dengan meningkatnya tekanan disebabkan oleh air pasang itu, suatu retakan kecil bisa berkembang menjadi patahan besar yang menimbulkan gempa," tulis para peneliti dalam sebuah artikel dalam jurnal Inggris, Nature Geoscience.

Meskipun teori ini tidak baru, penelitian ini adalah yang pertama mencari hubungan secara statistik antara bulan dan gempa bumi.

Penelitian ini dipimpin oleh Satoshi Ide, seismolog di University of Tokyo dan muncul dalam jurnal British peer-review Nature Geoscience.

Satoshi Ide menemukan bahwa beberapa gempa bumi yang paling dahsyat terjadi baru-baru ini, seperti gempa Sumatera tahun 2014 yang menewaskan 230.000 orang dan gempa di Jepang tahun 2011 yang menewaskan 15.000, keduanya terjadi selama periode pasang. Bahkan, tim risetnya menetapkan sembilan dari 12 gempa terbesar pada catatan terjadi di dekat atau pada waktu bulan purnama.

Temuan ini, dapat membantu peramalan gempa, terutama di tempat-tempat seperti Jepang di mana gempa bumi sering terjadi.

"Para ilmuwan akan menemukan hasil ini, jika dikukuhkan, sangat menarik," kata ahli seismologi University of Washington, John Vidale, yang tidak ikut dalam penelitian itu. (voaindonesia.com)

 

Editor : Sotyati


Kampus Maranatha
Gaia Cosmo Hotel
BPK Penabur
Zuri Hotel
Back to Home