Loading...
SAINS
Penulis: Sotyati 09:51 WIB | Jumat, 17 Juni 2016

Peneliti LIPI Bimbing 55 Proposal Karya Ilmiah Remaja Terpilih

Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) membimbing 55 proposal karya ilmiah remaja yang terpilih mengikuti Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) ke-48 tahun 2016 yang diselenggarakan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bersama British Council Indonesia melalui Newton Fund Programme. (Foto: lipi.go.id)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM - Sebanyak 55 proposal karya ilmiah remaja terpilih mengikuti Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) ke-48 tahun 2016 yang diselenggarakan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bersama British Council Indonesia melalui Newton Fund Programme. Seluruh proposal terpilih tersebut akan mendapatkan bimbingan dari peneliti LIPI untuk penyelesaian karya hingga penjurian lomba pada September mendatang.

“LIPI memiliki salah satu tugas untuk mengembangkan masyarakat ilmiah. Dan, kompetisi beserta on site mentoring ini menjadi ajang yang baik bagi siswa untuk menggali ilmu dari mentor,” ujar Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan (IPSK) LIPI selaku Ketua Tim Dewan Juri LKIR, Tri Nuke Pudjiastuti, dalam kegiatan on site mentoring di Jakarta, Selasa (14/6).

On site mentoring merupakan proses pembimbingan proposal yang dilakukan peneliti terhadap siswa secara tatap muka. “Proses pembimbingan dan penilaian mentor akan sangat penting yang nantinya sebagai bahan pertimbangan bagi juri,” Nuke menambahkan.

Direktur Pendidikan dan Kemasyarakatan British Council Indonesia, Teresa Birks, menegaskan kegiatan pembimbingan kali ini merupakan bagian komitmen kemitraan antara British Council dan LIPI. British Council selama dua tahun ini mendukung upaya pengembangan budaya riset ilmiah di kalangan generasi muda Indonesia. “Tidak hanya menumbuhkan minat, kegiatan ini nantinya dapat memberi kontribusi besar bagi sektor riil dan juga industri,” tuturnya.

Menurut Teresa, riset dan kolaborasi sangat penting.  Satu negara tentu tidak akan mampu untuk menyelesaikan sendiri setiap permasalahan yang terjadi. “Kami berharap British Council juga berperan mendorong generasi muda dalam melahirkan inovasi, serta menghubungkan mereka dengan peneliti-peneliti dari negara lain terutama dari Inggris” ia menambahkan.

Peningkatan Minat

Kepala Biro Kerja Sama, Hukum, dan Humas LIPI, Nur Tri Aries Suestiningtyas, menuturkan terjadi peningkatan signifikan jumlah karya yang mendaftarkan jadi peserta LKIR tahun ini. Jika pada 2015 masuk 2.041 karya proposal, pada 2016 karya yang masuk 3.204 proposal, dan 55 proposal terpilih untuk dibimbing. “Ini tren positif,” ujarnya.

Iamenambahkan, pemenang LKIR akan dilombakan lagi pada berbagai ajang di tingkat internasional seperti Intel International Science and Engineering Fair (IISEF) di Amerika Serikat serta Science Festival di Inggris. “Kami berharap ini juga menjadi pemicu semangat generasi muda untuk terhubung dengan peneliti dari negara lain secara global,” tuturnya.

Sebagai informasi, pelaksanaan LKIR tahun ini terdiri atas empat bidang penelitian, yaitu Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan (IPSK), Ilmu Pengetahuan Hayati (IPH), Ilmu Pengetahuan Teknik (IPT), dan Ilmu Pengetahuan Kebumian dan Maritim (IPKM). Penjurian lomba tersebut akan mengedepankan orisinalitas dalam berinovasi serta etika dalam penelitian tetap juga menjadi poin utama. (lipi.go.id)

Editor : Sotyati


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home