Loading...
BUDAYA
Penulis: Diah Anggraeni Retnaningrum 17:36 WIB | Kamis, 05 Desember 2013

Sutradara Fast & Furious Mengenang Paul Walker

Sutradara Fast & Furious Mengenang Paul Walker
Paul Walker meninggal dalam kecelakaan mobil Sabtu (30/11). (Foto: facebook Paul Walker)
Sutradara Fast & Furious Mengenang Paul Walker
Justin Lin (tengah), diapit (alm) Paul Walker (kiri) dan Vin Diesel. (Foto: Time)

LOS ANGELES, SATUHARAPAN.COM – Justin Lin, Sutradara “Fast & Furious” mengenang salah satu pemainnya yang baru saja tewas karena kecelakaan mobil, Paul Walker. Dalam tulisannya di Time (4/12), ia mengingat Paul sebagai sahabat yang selalu ada saat kita membutuhkan.

Lin menulis, “Kami sudah 48 jam terus menerus dalam produksi di “Fast & Furious” dan sudah US$ 3 juta (Rp 36 miliar) melebihi anggaran. Paul muncul di set hari pertama, dan kami meringkuk di trailer saat saya berjalan melewati dia dalam satu adegan pengejaran. Dia tersenyum dan berkata, “Cool,” dan kami berangkat. Dia berlari tanpa henti selama tiga hari. Kadang-kadang, aku tahu dia berada di titik melampaui kelelahan, tapi ia tahu betapa pentingnya adalah untuk mengatur nada yang tepat dari awal. Saat itulah aku tahu aku punya rekan sejati dalam diri Paul.”

Laki-laki yang juga menyutradarai “Better Luck Tomorrow” melanjutkan, “Selama tur pers untuk ‘Fast & Furious’, kami berada di luar klub di Moskow selama musim dingin yang mengerikan. Paul dan saya memutuskan untuk melakukan jumping jacks agar tetap hangat. Itulah Paul—dia tidak akan pernah membiarkan temannya pergi melakukan hal ‘konyol’ sendirian. Ia selalu ada, tidak peduli kondisinya. Namun, itu tidak lama sebelum semua orang bergabung dengan kami di luar klub, melakukan jumping jacks di salju.”

Ia terus mengenang, “Kami kembali ke Inggris yang dirundung hujan untuk syuting adegan akhir untuk ‘Fast 6’, dan kami berhadapan dengan hujan kembali bersama kami. Kami berjuang mengatasi cuaca selama tiga hari berusaha mendapatkan hasil sempurna. Dengan 20 menit sisa, kami harus syuting adegan barbekyu yang sangat penting. Saya tahu ini akan menjadi adegan terakhir saya akan syuting dalam ‘Fast & Furious” dan ingin hasilnya istimewa. Saya mendorong kru dan pemain begitu keras, dan kami nyaris mendapatkannya. Saat kami kehabisan cahaya pada gambar terakhir, saya melemparkan headphone saya dalam kefrustrasian dan berjalan pergi untuk menenangkan diri. Saya menghabiskan di luar. Hal berikutnya yang saya tahu, ada dua tangan memelukku. Itu adalah Paul. Dia berkata, ‘Terima kasih’ dan berjalan pergi. Itulah saat terakhir saya dengan Paul di set dan itulah karakter Paul yang saya kenang.’

Kecepatan 145 Km/Jam

Hasil autopsi yang dirilis pada Rabu (4/11) mengungkapkan bahwa Paul Walker meninggal karena efek gabungan dari dampak kecelakaan mobil yang diikuti ledakan dahsyat yang menimpa mobil tersebut.

Saksi mata mengatakan, Roger Rodas adalah pengemudi mobil tersebut—yang akhirnya terjadi kecelakaan dan menewaskan dirinya dan Paul Walker—pada Sabtu (30/11). Mereka tewas akibat berbagai cedera seperti cedera trauma dan thermal.

Departemen Pemeriksaan Medis dan Kematian Wilayah Bagian Los Angeles melakukan autopsi pada kedua mayat pada Selasa (3/12). Kematian keduanya disebabkan oleh kecelakaan. Sebuah analisis toksikologi masih tertunda dan bisa memakan waktu berminggu-minggu untuk menyelesaikannya.

Walker dan Rodas meninggal setelah Porsche edisi khusus tersebut menabrak tiang lampu, dua pohon dan tanda batas kecepatan jalanan.

Seorang penyidik menyatakan mobil mereka setidaknya 145 km/jam ketika jatuh.

Seperti pada berita sebelumnya, Paul Walker, bintang Fast Furious ini meninggal bersama dengan rekannya akibat kecelakaan mobil usai mengikuti acara amal untuk korban topan Haiyan. Ia meninggalkan seorang anak perempuan berusia 15 tahun bernama Meadow Rain Walker. (people.com/time)

Editor : Bayu Probo


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home