Loading...
FLORA & FAUNA
Penulis: Sabar Subekti 17:28 WIB | Rabu, 16 Juni 2021

Titan Arum Sumatera Mekar di Kebun Raya Warsawa

Titan Arum Sumatera Mekar di Kebun Raya Warsawa
Titan arum (Amorphophallus titanium), atau bunga bangkai yang terancam punah, dari Sumatera, Indonesia, mekar di Kebun Raya Universitas Warsawa, di Warsawa, Polandia, pada hari Minggu (13/6). Ratusan orang menunggu berjam-jam dalam angin dingin untuk melihat bunga yang tidak biasa, yang mekarnya tidak dapat diprediksi dan sekali dalam bertahun-tahun. Kebun raya di seluruh dunia membantu melestarikan bunga raksasa ini. (Foto-foto: AP/Monika Scislowska)
Titan Arum Sumatera Mekar di Kebun Raya Warsawa
Titan Arum Sumatera Mekar di Kebun Raya Warsawa

WARSAWA, SATUHARAPAN.COM-Bunga Titan Arum (Amorphophallus titanum) asal Sumateran yang terancam punah, bunga raksasa yang mengeluarkan berbau busuk, mekar di kebun raya Warsawa, Polandia.

Bunga yang juga dikenal sebagai bunga bangkai ini menarik banyak orang yang menunggu berjam-jam untuk melihatnya.

Bunga yang luar biasa, yang mengeluarkan bau bangkai untuk menarik serangga penyerbuk yang memakan daging, mekar pada hari Minggu (13/6). Namun bunga itu sudah mulai layu pada hari Senin (14/6) pagi.

Mereka yang ingin menghindari bau dan keramaian dapat menontonnya di video langsung dari Kebun Raya Universitas Warsawa.

Ratusan, bahkan ribuan, mengantre panjang hingga Minggu (13/6) malam dan Senin (14/6) pagi di konservatori hanya untuk bisa melewati bunga itu dan berfoto.

Bunga ini dikenal dengan nama ilmiah Amorphophallus titanum, tanaman berbunga memiliki perbungaan tak bercabang terbesar di dunia, yang tingginya bisa mencapai tiga meter (10 kaki). Bunga majemuknya terdiri dari spadix tinggi berongga dengan bunga kecil, dan satu kelopak besar berkerut yang berwarna hijau di bagian luar dan merah burgundy tua di bagian dalam. Mekarnya langka dan tidak dapat diprediksi.

Tanaman ini hanya tumbuh di alam liar di hutan hujan Pulau Sumatera, Indonesia, tetapi terancam punah di sana karena deforestasi. Budidaya di kebun raya, di mana mereka merupakan daya tarik pengunjung yang besar, telah membantu pelestariannya. Bunga ini pertama kali diketahui mekar di luar Sumatera pada tahun 1889 di Royal Botanical Gardens London di Kew. (AP)

Editor : Sabar Subekti


Kampus Maranatha
Gaia Cosmo Hotel
BPK Penabur
Zuri Hotel
Back to Home