Loading...
INDONESIA
Penulis: Sabar Subekti 04:18 WIB | Selasa, 20 April 2021

TNI-AD dan Kementerian PUPR Bangun Enam Jembatan di NTT dan NTB

Sejumlah jembatan di NTT dan NTB rusak akibat banjir bandang yang dipicu siklon tropis Seroja.
Proses pembangunan Jembatan Bailey di Desa Bolo-Rade, Bima, NTB, hari Minggu (18/4). (Foto: Tim PUPR)

SATUHARAPAN.COM-Enam jembatan yang rusak akibat banjir bandang yang dipicu siklon tropis Seroja beberapa waktu lalu telah diperbaiki. Data di Badan Nasional Penanggulangan Mencana (BNPB) pembangunan jembatan itu ada tiga di NTB dan tiga di NTT.

Jembatan itu dari jenis Bailey dan Acrow Panel. Jembatan Bailey menggunakan rangka baja pra fabrikasi yang bersifat portabel. Sedangkan Jembatan Acrow Panel merupakan pengembangan dari Jembatan Bailey dengan daya dukung besar dan pemasangan yang lebih praktis. Dalam kondisi keadaan darurat, jembatan ini dinilai sesuai dari segi efektivitas.

Pelaksana pembangunan itu adalah Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD) dan bekerja sama dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Pasca banjir bandang yang melanda wilayah NTB dan NTT ada sejumlah jembatan yang dilaporkan putus. Tingkat kerusakannya beragam, mulai dari jembatan putus sebagian hingga putus total. Opsi perbaikan tepi jembatan, pembangunan jembatan Bailey, dan embatan Acrow Panel diambil dengan melihat tingkat kerusakan.

Pembangunan tiga jembatan di BTM meliputi Jembatan Woro sepanjang tujuh meter yang sudah selesai 100 persen, Jembatan Rade sepanjang 20 meter, selesai 80 persen, dan Jembatan Campa sepanjang 10 meter yang baru 20 persen.

Jembatan yang diperbaiki di NTT meliputi Jembatan Waiburak sepanjang 14,5 meter sudah selesai 100 persen, Jembatan  Riangmuko sepanjang 8,5 meter, selesai 100 persen, dan Jembatan Saisona sepanjang 8,5 meter, selesai 100 persen.

Jembatan tersebut mampu menahan berat beban sebesar 10 ton. Enam jembatan ini digunakan sambil menunggu pembangunan jembatan permanen, untuk membantu masyarakat dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari serta mendukung konektivitas masyarakat.

BNPB mengharapkan laporan jika  jembatan yang rusak dan belum terdata, untuk segera dapat direspons untuk perbaikan.

Editor : Sabar Subekti


Kampus Maranatha
Gaia Cosmo Hotel
BPK Penabur
Zuri Hotel
Back to Home