Loading...
EKONOMI
Penulis: Diah Anggraeni Retnaningrum 01:13 WIB | Selasa, 15 Desember 2015

Tujuh Faktor Pengaruhi Pertumbuhan Ekonomi RI 2016

Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani (kedua kiri) di Gedung Permata Kuningan Lantai 10 Setiabudi Jakarta Selatan dalam konferensi pers Economy Outlook 2016, hari Senin (14/12). (Foto: Diah A.R)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada 2016 akan jauh lebih baik dibandingkan tahun 2015. Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani menilai ada faktor global dan internal yang mempengaruhi laju pertumbuhan ekonomi  di Indonesia. Salah satunya adalah ketidakpastian Bank Sentral AS (The Fed) untuk menaikkan tingkat suku bunga.

“Kita harus mempertimbangkan kondisi-kondisi yang mungkin masih akan melambatkan laju pertumbuhan ekonomi kita seperti misalnya kita belum bisa memprediksi The Fed betul-betul sudah mempengaruhi suku bunganya pengaruhnya seperti apa,” kata Hariyadi di Gedung Permata Kuningan Lantai 10 Setiabudi Jakarta Selatan dalam konferensi pers Economy Outlook 2016, hari Senin (14/12).

Selain itu, rendahnya harga minyak dunia,pemulihan perekonomian AS dan Uni Eropa serta perkembangan ekonomi Tiongkok juga harus dicermati karena Tiongkok merupakan salah satu mitra dagang terbesar Indonesia di mana perlambatan pertumbuhan ekonomi Tiongkok akan berimbas pada neraca perdagangan Indonesia. Saat ini, prediksi pertumbuhan ekonomi Tiongkok sebesar 6,3 persen atau lebih rendah dibandingkan tahun 2015 sebesar 6,8 persen dan 7,4 persen di tahun 2014.

Sementara itu, faktor yang ikut mempengaruhi laju pertumbuhan ekonomi Indonesia dari dalam negeri adalah perbaikan konsumsi pemerintah dan investasi dengan mempercepat pembangunan infrastruktur, jalan tol, pelabuhan dan energi listrik.

Kemudian, perbaikan iklim investasi melalui paket-paket kebijakan ekonomi. Contohnya adalah pemangkasan birokrasi perizinan investasi. “Diperkirakan investasi tumbuh 8,6 persen hingga 9 persen yang didorong meningkatnya permintaan domestik dan aktivitas ekspor,” kata dia.

Lalu faktor lainnya adalah kestabilan sosial dan politik juga ikut berpengaruh.

“Berlangsungnya Pilkada serentak tahap pertama secara lancar dan damai menjadi modal kuat bagi penguatan kelembagaan politik Indonesia saat ini dan mendatang,” kata dia.

Editor : Bayu Probo


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home