Loading...
DUNIA
Penulis: Sabar Subekti 16:27 WIB | Jumat, 05 Agustus 2016

Turki: Fethullahist Gerakan Imam Mahdi Palsu

Kepala Direktorat Agama Turki, Diyanet, Mehmet Gormez. (Foto: dari Hurriyet)

ANKARA, SATUHARAPAN.COM - Kepala Direktorat Agama Turki, Diyanet, Mehmet Gormez, mengatakan  bahwa Organisasi  Teroris Fethullahist (FETO) yang berada di balik kudeta gagal 15 Juli, adalah "gerakan Mahdi palsu." Dia mengacu pada nubuat dalam Islam tentang Imam Mahdi yang akan memerintah sebelum hari kiamat dan membersihkan dunia dari kejahatan.

"FETO atau PDY tidak bercirikan struktur agama. Ini adalah gerakan Mahdi palsu," kata Gormez , hari Kamis (4/8), seperti diberitakan Hurriyet. Dia menyebut PYD singkatan untuk Strukur Negara Paralel yang merujuk pada kelompok Gulenist.

Dia mengatakan, para pengikut  ulama Islam, Fethullah Gulen, yang tinggal di Amerika Serikat sebagai "agama kekerasan." Gormez mengatakan dalam konferensi tentang agama.

Gormez mengatakan, pemimpin FETO /PYD tidak dapat dikaitkan dengan Islam. Organisasi itu bergerak untuk kepentingan kekuasaan dengan menyamar sebagai gerakan agama.

FETO disebutkan menjadi alat "projek gelap" terhadap Muslim di seluruh dunia, dan itu, menurut Gormez, "tidak etis."

"FETO tidak etis, gerakan rahasia. Karya-karya mereka akan diperiksa oleh para ahli kami. Karya-karya yang memuliakan pemimpin gerakan ini harus diperiksa dan langkah-langkah yang diperlukan harus diambil," katanya.

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, sebelumnya meminta Diyanet "mengungkapkan kebenaran" tentang buku-buku gerakan Gulen. " Ada banyak pernyataan dalam buku-buku itu yang tidak sesuai agama kami," kata Erdogan.

Estradisi Gulen

Sementara itu, Amerika Serikat sedang mengevaluasi dokumen yang baru dikirim oleh Turki yang meminta ekstradisi Fethullah Gulen, menurut juru bicara Departemen Luar Negeri AS, hari Kamis (4/8).

"Pihak berwenang Turki pengiriman dokumen kepada kami dan kami dalam proses (evalusi) melalui dokumen-dokumen itu," kata juru bicara Mark Toner. "Kami menerima lebih banyak dokumen...’’

Departemen Kehakiman adalah badan utama meneliti dokumen-dokumen untuk melihat apakah mereka ada permintaan formal untuk ekstradisi Gulen yang telah tinggal di Pennsylvania AS sejak tahun 1999.


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home