Loading...
BUDAYA
Penulis: Prasasta Widiadi 11:56 WIB | Senin, 01 Desember 2014

Usai Upacara, Reog Ponorogo Hibur Para PNS

Usai Upacara, Reog Ponorogo Hibur Para PNS
Para penari perempuan di pentas Reog Ponorogo pada Hari Ulang Tahun ke-43 Korpri di Monas, Jakarta Pusat. (Foto-foto: Prasasta Widiadi).
Usai Upacara, Reog Ponorogo Hibur Para PNS
Para pengusung dadhak merah (di depan para PNS berbaju korpri).
Usai Upacara, Reog Ponorogo Hibur Para PNS
Para penari laki-laki di pementasan Reog Ponorogo.
Usai Upacara, Reog Ponorogo Hibur Para PNS

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Pertunjukkan reog ponorogo dari Paguyuban Reog se-Jabodetabek menghibur para pegawai Negeri Sipil yang menyaksikan upacara Hari Ulang Tahun Ke-43 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tahun 2014 di Silang Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Senin (1/12).

Paguyuban Reog se-Jabodetabek beranggota 19 penari reog laki-laki, dan 19 penari perempuan para penari laki-laki semua mengenakan kostum bervariasi ada yang berwarna-warni, namun dengan warna dasar hitam. Para penari perempuan mengenakan busana putih dan celana panjang berwarna hitam yang dilengkapi dengan jaran kepang atau mainan yang menyerupai bentuk kuda.

Para penari masuk dari sisi belakang kanan dan kiri Sayap Selatan Monumen Nasional, para penari membentuk formasi melingkar dengan 18 dadak merak yang diusung para penari laki-laki, sementara di dalamnya para penari perempuan juga membentuk gerakan serupa tetapi bergerak tidak sampai ke luar barisan.

Dadak merak adalah topeng yang digunakan dalam tarian Reog. Dadak merak ini berukuran panjang sekitar 2,25 meter, lebar sekitar 2,30 meter, dan beratnya hampir 50 kilogram. Dadak merak juga digunakan dalam pesta mantu Jawa. Dadak merak merupakan topeng yang digunakan pada Reog Ponorogo.

Dadak merak terdiri atas rengkek atau kerangka yang merupakan tempat untuk menempelkan bulu - bulu merak dan masih berupa bambu yang sudah dirancang dan sudah ditempeli dengan bulu merak. Selanjutnya adalah krakap yakni tempat untuk meletakkan aksesoris dan menulis identitas sanggar reog ponorogo tersebut.Caplokan adalah bentuk yang menyerupai kepala harimau tetapi bukan asli kepala harimau, melainkan terbuat dari kayu dadap. Kemudian, ada kruduk penutup bagian depan dan belakang pembarong yang terbuat dari kain berwarna hitam dengan garis-garis merah.

Paguyuban Reog se-Jabodetabek di bawah pimpinan Sri Rahma Candrawati sebelumnya juga pernah mengisi acara pada kampanye salah satu partai politik sebelum berlangsungnya pemilihan legislatif pada April 2014 yang lalu.

Editor : Bayu Probo


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home