Loading...
DUNIA
Penulis: Martha Lusiana 11:27 WIB | Kamis, 02 Juli 2015

Yunani Minta Perpanjangan Bayar Utang

Ilustrasi. Seorang demonstran pro-Uni Eropa mengibarkan bendera dalam unjuk rasa di depan gedung parlemen, Athena, 30 Juni 2015. Ribuan orang berunjuk rasa di Athena guna mendukung perjanjian dana talangan dengan sejumlah kreditur internasional yang ditolak Perdana Menteri Alexis Tsipras, menyebabkan Yunani berada di tubir kegagalan pembayaran utang. (Foto: AFP)

WASHINGTON DC, SATUHARAPAN.COM – Dana Moneter Internasional (IMF) akan memutuskan permintaan perpanjangan waktu pembayaran utang Yunani dalam beberapa pekan mendatang, seperti dikutip kantor berita AFP, Rabu (1/7).

Athena telah meminta perpanjangan waktu pada hari Selasa (30/6), beberapa jam sebelum jatuh tempo pembayaran 1,5 miliar euro (sekitar Rp22 triliun). Akan tetapi, dewan eksekutif IMF belum memutuskan ihwal tersebut dan Yunani ditetapkan sebagai negara gagal bayar untuk utangnya kepada lembaga pemberi pinjaman global itu.

Meski demikian, dewan IMF akan meninjau kembali secara resmi mengenai permintaan tersebut. Namun, Yunani belum bisa memperoleh jawaban dengan cepat.

Yunani akan menghadapi pembayaran utang kepada kreditur Eropa sebesar 455 juta euro (sekitar Rp6,7 triliun) pada 13 Juli, dan 284 juta euro (sekitar Rp4,18 triliun) pada 1 Agustus.

Tunda Pembayaran Tak Membantu Negara Keluar dari Krisis

Sementara itu, IMF mengatakan, menunda pembayaran, seperti yang Yunani minta, tidak akan efektif membantu mengatasi krisis negara tersebut.

"IMF tidak memperpanjang jangka waktu pembayaran karena masalah kebijakan yang sudah berlangsung lama,” ujar pihak lembaga pinjaman global tersebut.

"Lebih dari 30 tahun yang lalu, IMF memberikan penundaan atas permintaan mereka kepada beberapa negara berpenghasilan rendah, tetapi dalam setiap kasus penundaan, terbukti tidak membantu dengan segera pembiayaan yang dibutuhkan atau masalah-masalah ekonomi yang mendasar."

Menurut IMF, masalah Yunani akan bisa teratasi dengan baik melalui pendekatan yang seimbang, yakni dengan menggabungkan langkah-langkah Athena untuk mereformasi ekonominya dan negara-negara mitra Eropa yang akan memberikan tambahan pembiayaan dan keringanan utang.

"Membantu rakyat Yunani melewati periode sulit dari krisis ekonomi ini merupakan prioritas IMF," ujar salah satu sumber IMF. 

Editor : Eben Ezer Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home