Google+
Loading...
BUDAYA
Penulis: Dewasasri M Wardani 07:50 WIB | Jumat, 24 Agustus 2018

Acara Akhir Pekan 25 – 26 Agustus 2018

Ilustrasi. Lampung Krakatau Festival 2018 . (Foto: festival-indonesia.id)

SATUHARAPAN.COM – Agenda acara di bulan Agustus ini,  akan diramaikan oleh antara lain,  pertunjukan paduan suara, festival pendidikan  Montessori Kids Festival, festival kuliner, pameran properti dan bangunan, pertunjukan teater dan pameran seni lukis.

Selain itu beberapa festival budaya di beberapa daerah yang menarik antara lain, Festival Sriwijaya 2018  di Palembang, Festival Pasar Terapung 2018 Banjarmasin,   Lampung Krakatau Festival 2018 , Pekan Raya Kajen 2018 di Pekalongan Jawa Tengah

Berikut acara pilihan Redaksi satuharapan.com, yang dapat menemani pencinta hiburan melewatkan akhir pekan bersama keluarga tercinta.

Sabtu , 25 Agustus

Galeri Indonesia Kaya,  Pukul 15:00 WIB,  Pertuntujukan Paduan Suara Pertiwi Bernyanyi oleh The Resonanz

Kelompok paduan suara anak-anak The Resonanz Children’s Choir (TRCC), dengan konduktor Avip Priatna, yang juga menjabat sebagai direktur musik The Resonanz Music Studio (TRMS), mengisi rangkaian acara di Galeri Indonesia Kaya membawakan lagu-lagu tradisional Indonesia serta lagu-lagu perjuangan Indonesia. Dalam kesempatan itu TRCC juga akan berbagi cerita kepada pengunjung mengenai perjalanan mereka  hingga bisa meraih sukses seperti sekarang ini.

Di antara kesibukan mereka sebagai pelajar,  anak-anak yang tergabung di TRCC ini tidak pernah lelah berlatih dan mengasah kemampuan mereka agar bisa terus mengharumkan nama Indonesia.

TRCC telah mengukir banyak prestasi pada perlombaan paduan suara tingkat Nasional maupun Internasional. Tanggal 21 April 2018 yang lalu TRCC mengharumkan nama Indonesia di kompetisi paduan suara European Grand Prix in Choral Singing di Maribor, Slovenia, dan berhasil dinobatkan sebagai juara pertama, mengalahkan Paduan Suara dari negara2 lain.

TRCC juga, dipercaya untuk membawakan lagu Kebangsaan Indonesia Raya, pada penutupan Asian Games ke 18 di Gelora Bung Karno, yang akan berlangsung tanggal 2 September 2018 nanti. Selain itu, suara merdu mereka dengan lagu Yamko Rambe Yamko telah diabadikan sebagai pengisi lagu pengiring tarian Air Mancur di Lapangan Banteng, yang akan selalu dapat dinikmati oleh khalayak ramai yang mengunjungi salah satu area terbuka publik yang terindah di Jakarta.

Gedung Montessori, Jalan KH. Noer Alie no. 10B, Kalimalang, Bekasi, Pukul 8.30-10.30, Montessori Kids Festival oleh Global Prestasi School

Acara ini ditujukan untuk Orangtua dan Anak-anak usia 3-6 tahun. Dalam acara ini, Anak berkesempatan mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran Montessori, yang selama ini dilakukan di Global Prestasi School. Selain itu, diharapkan orang tua juga mendapatkan informasi terkait pendidikan anak dengan pendekatan Montessori.

Adapun biaya administrasi yang diperlukan yakni sebesar Rp 25.000,- per anak.

Untuk reservasi dan informasi selengkapnya, melalui: 0218854311, Whatsapp : 081908883385

Teater Besar ISI Surakarta Kentingan, Jebres, Solo, Pukul 19.00 – Selesai,  Parade Paduan Suara Ode bulan Agustus

Bentara Budaya Balai Soedjatmoko Solo, kembali mengadakan Parade Paduan Suara dengan tajuk Ode bulan Agustus, sebuah acara yang berisikan nyanyian lagu – lagu daerah dan lagu nasional berupa puji-pujian untuk tanah air yang akan di bawakan oleh Paduan Suara Mahasiswa (PSM) di Solo.

Adapun Ode bulan Agustus #4 tahun ini akan diikuti enam PSM, yakni Acuto Choir Universitas Setia Budi, Voca Erudita UNS, Talenta Unisri, Voca Al Kindi UMS, Vox Magistra FKIP UNS dan Divina Etnika ISI Surakarta.

Ode bulan Agustus #4  ini diselenggarakan Bentara Budaya dalam rangka memperingati hari Kemerdekaan Indonesia  yang merupakan bulan istimewa bagi Bangsa kita.

Benteng Kuto Besak, Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, Festival Sriwijaya 2018

Acara berlangsung pada Rabu (22/8) – Senin (27/8)

Festival Sriwijaya, merupakan event pergelaran kebudayaan tahunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata yang pada tahun 2018 ini memasuki pelaksanaannya yang ke-27. Dalam event tersebut dipergelarkan kebudayaan dari 17 kabupaten/ kota di Sumatera Selatan, seperti tarian, drama musikal, lagu daerah, juga kuliner khas masing-masing daerah. Dengan tujuan untuk melestarikan nilai-nilai budaya , meningkatkan citra Sumatera Selatan sebagai daerah tujuan wisata guna meningkatkan pemerdayaan ekonomi kerakyatan, serta menampilkan puncak kreatifitas daerah yang merefleksikan orisinalitas, kemandirian dan kearifan lokal.

Festival Sriwijaya 2018, akan dimulai dengan sebuah bioskop mobile yang akan menyaring film-film pendidikan, budaya dan pariwisata, diikuti oleh sebuah acara pembukaan yang diikuti oleh 17 kabupaten dan kota di Sumatera Selatan. Selanjutnya, akan menggelar lomba melukis, pameran dan pentas seni.

 Selain itu, Akan ada panggung yang menampilkan pertunjukan musik etnik, parade musik jalanan, parade dul muluk dan pertunjukan budaya dari kabupaten dan kota di Sumatera Selatan. Pada sesi berikutnya, acara utama akan mencakup lokakarya dan diskusi tentang budaya Sumatera Selatan. Acara penutupan akan digelar pada hari terakhir, serta pagelaran budaya dari enam kabupaten dan kota di Sumatera Selatan.

Selain menggelar festival, pemerintah juga akan menawarkan paket wisata, seperti tur kota tiga hari di Palembang dan perjalanan belanja empat hari.

Sungai martapura, banjarmasin, Kalimantan Selatan,  Festival Pasar Terapung 2018 Banjarmasin  

Acara berlangsung pada Jumat (24/8) – Minggu (26/8)

Festival Pasar Terapung 2018 Banjarmasin , adalah festival pasar tradisional yang semarak di atas sungai Martapura, menunjukkan beragamnya keajaiban Kalimantan Selatan, Berpusat di Siring Sungai Martapura di sepanjang tepi sungai Sungai Martapura di jalan Pierre Tendean  di Banjarmasin, ini akan menjadi saat yang tepat untuk mengenal pasar terapung, batu permata Martapura, penawaran kuliner yang lezat, dan semua kemegahan dari propinsi.

Festival Pasar Terapung Banjarmasin, merupakan sebuah pasar tradisional yang letaknya di atas sungai Barito. Para pedagang dan pembeli yang ada disini kesemuanya menggunakan sarana transportasi jukung ( perahu ), untuk menjajakan dan mencari barang dagangannya.

Biasanya, para wisatawan yang datang ke Kota Banjarmasin pasti menyempatkan diri untuk mengunjungi pasar terapung ini, karena pasar ini merupakan pasar unik yang hanya ada satu di Indonesia yaitu di Kota Banjarmasin.

Festival Pasar Terapung 2018 ini, akan menampilkan sejumlah kegiatan menarik termasuk Parade Budaya, Karnaval Fashion Banjar, Festival SinomanHadrah, Game Tradisional Balogo, Festival Kuliner Desa Banjar, Festival Kain Tradisional Sasirangan, dan kompetisi untuk Chef Hotel dan Restoran Terbaik, Dekorasi Perahu Tradisional Jukung, Fotografi , dan banyak lagi.

Selama 3 hari penuh, Festival Pasar Terapung 2018 akan menampilkan berbagai atraksi seni dan budaya, yang menarik termasuk sebuah parade perahu Jukung tradisional, yang didekorasi (jenis yang digunakan oleh pedagang di pasar terapung) di Sungai Martapura. Bertepatan dengan ulang tahun ke 492 Banjarmasin, acara ini juga diharapkan dapat mendongkrak kedatangan wisatawan domestik dan internasional ke Kalimantan Selatan.

Berada di dekat muara Sungai Barito yang mengalir melalui kota Banjarmasin, ada Pulau Kaget yang menjadi tempat Anda dapat menemukan monyet Proboscis yang berhidung panjang  dan telah menjadi maskot unik Kalimantan Selatan. Inilah monyet yang merupakan bagian dalam penampilan episode yang disebut "Flight 714" dari serial komik klasik Petualangan Tintin (dirilis pada 1968).

Kalimantan Selatan juga terkenal dengan batu permata yang berkilau, terutama yang memancarkan cahaya yang paling indah, yaitu: Berlian.

Kota Bandar Lampung dan Kabupaten Lampung Selatan, Lampung Krakatau Festival 2018

 Acara berlangsung pada Jumat (24/8) – Minggu (26/8)

Lampung Krakatau Festival merupakan core event kepariwisataan daerah Lampung yang diselenggarakan setiap tahun, pada tahun 2018 menginjak pelaksanaan yang ke-28.

Selain sebagai kegiatan untuk mengenang meletusnya Gunung Krakatau pada tanggal 26 dan 27 Agustus 1883, kegiatan kepariwisataan ini merupakan sarana apresiasi dan pelestarian seni budaya daerah dan sekaligus memperkenalkan Obyek dan Daya Tarik Wisata Lampung.

Event ini, menyuguhkan berbagai kegiatan utama dan beberapa supporting event (kegiatan pendukung) yang sangat menarik sebagai sebuah sajian, sarana apresiasi seni budaya dan menikmati keramahan masyarakat Lampung dalam keragaman budaya, suku bangsa dan adat istiadat melalui Parade dan Karnaval Budaya Daerah serta menikmati keindahan pesona alam melalui perjalanan wisata bersejarah Tour Krakatau.

Destinasi wisata unggulan di Lampung, seperti Pulau Pahawang, Teluk Kiluan, Air Terjun Putri Malu dan Taman Nasional Way Kambas. Lampung juga merupakan rumah bagi 64 air terjun dan tujuh taman nasional.

Pengunjung di festival ini bisa mendaftar untuk berwisata ke Anak Krakatau dan pantai terdekat seperti Tangkil dan Mutun.

Salah satu dari tiga kegiatan utama di Lampung Krakatau Festival (LKF) 2018 adalah Pesona Kemilau Sang Bumi Ruwa Jurai dan terdiri dari acara pembukaan, pameran pariwisata, pameran kuliner Lampung, pertunjukan seni dan budaya, pameran foto Lampung Tempo Dulu dan permainan tradisional.

Yang kedua adalah Krakatau Tour, dimana orang dapat melakukan perjalanan ke gunung berapi untuk mengetahui tentang letusan yang terjadi pada 26 Agustus 1883. Tur dimulai dari Kalianda dan kemudian ke Pulau Sebesi, yang merupakan pulau berpenghuni terdekat ke Krakatau, lalu terus ke Gunung Krakatau. Kegiatan ketiga adalah Budaya Lampung dan Karnaval Tapis yang akan menyoroti keragaman budaya dalam bentuk parade budaya.

Festival Citylink, Bandung, Foodfest 2018 Vol. 18

Acara berlangsung pada Rabu (22/8) – Minggu (26/8)

Datang dan coba berbagai menu lezat yang ada di sini.

Konten acara: Booth Culinary, Live Music, Radio Activity, Community Performance, Eating Tournament, School Activitiy, Chef’s Table

Info dan kontak: Twitter: @foodfestbdg, Instagram: @foodfestivalbandung, Website: wikaorganizer.com

Living World Alam Sutera, Tangerang, Arebi Banten Expo (ABEx) 2018

Acara berlangsung pada Jumat (24/8) – Minggu (2/9)

Arebi Banten Expo (ABEx) merupakan tempat berbelanja properti dan mendapatkan informasi lengkap dan masukan dari seminar & workshop seputar properti. Penjualan properti dari puluhan developer bergabung di satu tempat, menjadikan event ini sebagai One Stop Shop yang efektif dan efisien. Pameran ini, akan menghadirkan berbagai bonus dan discount yang sangat menarik dan belum pernah ada sebelumnya.

Anda tidak akan salah beli properti lagi, baik untuk investasi maupun untuk pemakaian pribadi.

Info dan kontak: Facebook: AREBI Banten, Website: arebibanten.com

Minggu 26 Agustus

Galeri Indonesia Kaya,  Pukul 15:00 WIB, Prtunjukan Teater Ronggeng Kulawu oleh Maudy Koesnaedi dan Andi Kanemoto

tanggal 26 Agustus 2018

Maesaroh, seorang Ronggeng Kulawu bertemu dengan Kapten Kazuo Ito di masa kedatangan penjajahan Jepang. Keduanya terlibat kisah cinta yang dipenuhi oleh latar politik dan kekuasaan antara negeri yang dijajah dengan penjajah. Maesaroh, harus mengalami banyak peristiwa mulai dari memenangkan harapannya seperti menikah dengan Kang Uja, atau merelakan mimpinya remuk sebab Maesaroh menerima kenyataan dipaksa menjadi pelacur di rumah bordil.

Maesaroh pun akhirnya bisa memulai menyusun mimpinya dengan jalan lain, ketika Kapten Kazuo menawarkan jalan pintas kepadany, yakni menjadi gundik peliharaannya. Pada masa-masa itulah, Maesaroh menyaksikan dirinya tidak hanya sebagai korban dari penjajahan tetapi juga tidak diakui sebagai anak bangsa karena dianggap sebagai pengkhianat yang melayani syahwat para penjajah.

Bentara Budaya Bali, Pukul 10.00 – 18.00 WITA, Pameran Seni Rupa Japuik Tabao Jilid 2: Sabiduak Sarangkuah Dayuang

Acara 
berlangsung pada Minggu (26/8) – Jumat (31/8)

Pada pameran seni rupa di Bentara Budaya Bali kali ini dihadirkan karya-karya 18 perupa asal Sumatera Barat. Merujuk tajuk Japuik Tabao Jilid 2 “Sabiduak Sarangkuah Dayuang“,  ini merupakan sebentuk ikhtiar untuk mempresentasikan upaya penemuan diri di tengah penegasan identitas budaya muasal mereka,  suatu pergumulan kreatif yang kiranya tecermin pada ragam stilistik, estetik serta artistik pilihan masing-masing. Karya-karya yang dipamerkan merefleksikan pergulatan personal dan keguyuban komunal yang membayangi pencarian identitas kreativitas mereka.

Luapan goresan di kanvas mereka adalah sebentuk kesaksian perihal proses adaptasi dan resistensi masyarakat Minangkabau terhadap problematik kebudayaannya,  antara bersiteguh dengan nilai-nilai otentik akar kultur setempat, atau terbawa pesona derasnya perubahan yang bersifat global. Atau, merengkuh keduanya dengan mengedepankan kekayaan ikonik setempat seraya meraih hal-hal yang dirasa bersifat universal.

Adapun para seniman yang berpameran antara lain: Ade Jaslil Putra, Andrea Venandro, Diana Puspita Putri, Dosra Putra, Gempa Budaya Putra, Genta Putra Mulyawan, Harlen Kurniawan,  Ibnu Mubarak, Imam Teguh, Jack Budi Kurniawan, Jesca Delaren, Khairul Mahmud, Muslimaniati, Puspitasari Budi Utami, Prisman Nazara, Ramadhan Fitra, Rangga Anugerah Putra, Ridhotullah,  Riska Mardatillah, Rusdi Hendra, Seppa Darsono, Stefan Buana, Syafrizal, Teguh Saryanto, Togi Mikkel Saragitua, William Robert, Yasrul Sami, dan  Zulfa Hendra.

Alun-alun Kajen, Jl. Mandurorejo,  Kabupaten Pekalongan,  Pukul 10:00 - 21:00 WIB, Pekan Raya Kajen 2018

Acara berlangsung pada Sabtu (25/8) – Jumat (31/8)

Pekan Raya Kajen 2018 mempromosikan Industri, Perdagangan, Bisnis, Investasi, Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pelayanan Publik, Pertanian, Kesehatah, Pendidikan, Multi Produk, Seni, Kebudayaan dan juga memberikan kesempatan yang luas bagi para pelaku Industri Ekonomi Kreatif dan Usaha Kecil Menengah (UKM) serta gerakan koperasi untuk memamerkan produk-produknya.

Pekan Raya Kajen 2018 digelar dalam rangka peringatan hari jadi Kabupaten Pekalongan yang ke 396 tahun. Pekan Raya Kajen akan berangsung selama 7 (tujuh) hari kegiatan.

Event ini memberikan dampak positif bagi peningkatan perekonomian daerah baik saat ini dan kedepannya dengan kehadiran peserta dari berbagai daerah di Indonesia, pameran ini juga diikuti oleh DPD di Kabupaten Pekalongan, berbagai Instansi Pemerintah Pusat, Daerah, Provinsi, Kabupaten Kota, BUMN/BUMD, Swasta dan Wirausahawan sehingga bias saling bertukar informasi seputar program pembangunan bisnis dan investasi di Indonesia.

Info dan kontak: Telp: 081905355519, Facebook: Pekan Raya Kajen, Twitter & Instagram: @pekanrayakajen

 

Gaia Cosmo Hotel
Zuri Hotel
Back to Home