Loading...
RELIGI
Penulis: Reporter Satuharapan 08:57 WIB | Jumat, 06 Maret 2015

Eksistensi Masjid Kian Terancam

Ilustrasi. (Foto: csrc.or.id)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jakarta Selatan mendatangi Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, Rabu (4/2). Pertemuan itu berlangsung di Gedung Nusantara 3, kompleks MPR DPR dan DPD RI. Sekretaris Umum DMI Jakarta Selatan, Drs. Edi KS ditunjuk DMI dan MUI untuk memimpin kunjungan tersebut.

Edi menyampaikan sejumlah persoalan terkait eksistensi masjid di wilayah Jakarta Selatan. Menurutnya, jumlah masjid di Jakarta Selatan kian berkurang. Salah satu penyebabnya ialah masyarakat enggan mengurus IMB saat hendak membangun masjid. Mereka lebih memilih melakukan perlawan ketika masjid hendak digusur.

Selain itu disampaikan pula keprihatian DMI dan MUI terhadap kehidupan anak muda yang semakin tidak peduli dengan masjid. Menurut Edi, anak-anak muda lebih memilih berada di minimarket-minimarket ketimbang duduk berlama-lama di masjid untuk mengkaji ilmu agama. Apalagi, keberadaan minimarket di Jakarta Selatan semakin banyak.

“Sebanyak 80 persen masjid di Jakarta Selatan, disekitarnya berdiri minimarket. Ini mengancam masa depan anak-anak muda. Bukan masjidnya yang hilang, melainkan budaya masjidnya yang mulai berubah,” tambah Edi.

Pada kesempatan itu, Edi memaparkan sejumlah program yang akan segera dilaksanakan. Program-program tersebut menyangkut pemberdayaan majelis taklim dan penannganan remaja dari bahaya radikalisme, terorisme, dan narkoba. Ia juga mengeluh minimnya bantuan pemprov DKI kepada DMI dan MUI. Padahal, operasional dua lembaga itu tidaklah kecil. Kondisi tersebut terasa sangat berbeda bila dibandingkan dengan era pemerintah DKI sebelumnya.

Menanggapi hal tersebut, Hidayat juga mengaku prihatin. Menurutnya, sudah selayaknya DMI dan MUI memiliki keuangan yang pantas untuk menunjang kegiatannya. Apalagi, DMI banyak mengurusi masjid, sementara masjid merupakan tempat berkumpulnya seluruh umat Islam, apa pun organisasinya.

“Kita tidak bisa melakukan hal lain, kecuali senantiasa berusaha, termasuk soal mengamankan generasi muda dari berbagai marabahaya yang mengancam,” tutur Hidayat. (mpr.go.id)

Editor : Bayu Probo


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home