Google+
Loading...
BUDAYA
Penulis: Reporter Satuharapan 12:23 WIB | Kamis, 09 Januari 2020

Film Dokumenter Perang Suriah “For Sama” Raih 4 Nominasi di Inggris

Film dokumenter "For Sama" garapan Waad Al-Khateab dan Edward Watts, raih empat nominasi di ajang penghargaan industri film Inggris. (Foto: bbc.com)

LONDON, SATUHARAPAN.COM – Sebuah film dengan anggaran rendah yang menggambarkan pengalaman mengerikan seorang ibu muda dalam perang Suriah, menjadi film dokumenter yang paling banyak dinominasikan dalam sejarah penghargaan film British Academy.

Film dokumenter For Sama berfokus pada kisah Waad Al-Khateab, seorang pembuat film yang tinggal di Aleppo, saat ia menjalani kehidupannya sejak awal pemberontakan hingga pengepungan brutal Kota Aleppo oleh pasukan Bashar Al-Assad dan sekutu mereka.

Film ini masuk nominasi di ajang penghargaan di industri film Inggris, BAFTA, debut yang luar biasa oleh seorang penulis, sutradara, atau produser Inggris, film terbaik yang tidak dalam bahasa Inggris, dan film dokumenter terbaik.

Film dokumenter yang disutradarai Al-Khateab sendiri dan Edward Watts, menyajikan kisah wanita yang menikah muda, melahirkan, dan kemudian menghadapi keputusan menyakitkan harus melarikan diri dari Aleppo demi keselamatan keluarganya.

For Sama memimpin #BAFTA untuk penghargaan non-fiksi, dengan meraih empat nominasi - termasuk Outstanding British Film - menjadikannya film dokumenter paling banyak dinominasikan dalam sejarah BAFTA.

“Merupakan suatu kehormatan dinominasikan untuk penghargaan BAFTA yang bergengsi. Tetapi untuk dinominasikan dalam empat kategori berbeda adalah hal yang luar biasa,” kata Al-Khateab dan Watts, yang dilaporkan Arab News, 7 Januari 2020.

“Kami berharap For Sama memberi audiensi tentang penindasan brutal dan krisis kemanusiaan di Suriah yang berlanjut hingga hari ini.”

Al-Khateab sekarang tinggal dan bekerja di Inggris, sebagai pengungsi dari konflik.

Film ini akan bersaing dengan film biografi Elton John Rocketman dan film thriller Korea Selatan Parasite.

Nevine Mabro, produser eksekutif For Sama dan wakil editor Channel 4 News, mengatakan, “Ini adalah prestasi luar biasa bagi seorang wanita muda, yang tiga tahun lalu kami khawatir tidak akan berhasil keluar dari Aleppo hidup-hidup.”

Editor : Sotyati

Zuri Hotel
Back to Home