Google+
Loading...
EKONOMI
Penulis: Reporter Satuharapan 16:19 WIB | Kamis, 13 Februari 2020

Gunung Kidul Buka Bumi Perkemahan untuk Dukung Gua Pindul

Wahana bumi perkemahan yang dibangun di Desa Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul, DI Yogyakarta, diharapkan dapat memperpanjang durasi kegiatan wisatawan yang mengunjungi Gua Pindul, melalui penyediaan bermacam kegiatan seperti Bejiharjo Edupark, di antaranya edukasi pertanian, peternakan, perikanan, hingga pemancingan. (Foto: Kabarhandayani)

GUNUNG KIDUL, SATUHARAPAN.COM – Tak banyak yang tahu destinasi wisata Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunung Kidul. Tetapi, coba sebut Gua Pindul, orang cepat mengingatnya.

Objek wisata gua yang panjangnya 350 meter dan dibuka pada 10 Oktober 2010 itu memang terletak di Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul. Gua Pindul dikenal karena cara menyusurinya dilakukan dengan menaiki ban pelampung di atas aliran sungai bawah tanah di dalam gua, suatu kegiatan yang dikenal dengan istilah cave tubing.

Kantor Berita Antara pada 12 Februari, memberitakan Pemerintah Desa Bejiharjo, membuka wahana bumi perkemahan untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata di wilayah tersebut.

Kepala Desa Bejiharjo, Yanto, di Gunung Kidul, Rabu itu, mengatakan wahana bumi perkemahan memiliki fasilitas lengkap dan memadai. “Kawasan bumi perkemahan dibangun pada lahan seluas 1,8 hektare melalui program Pilot Inkubasi Inovasi Desa Pengembangan Ekonomi Lokal (PIID-PEL) dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia,” kata Yanto.

Ia mengharapkan keberadaan wahana bumi perkemahan dapat memperpanjang durasi kegiatan wisatawan yang mengunjungi Gua Pindul. Di wahana bumi perkemahan itu ada beragam kegiatan, seperti Bejiharjo Edupark, di antaranya edukasi pertanian, peternakan, perikanan, hingga pemancingan.

Terbangunnya Bejiharjo Edupark ia harapkan nyata mengangkat perekonomian warga. Tersedia fasilitas camping ground dan ruang terbuka untuk aktivitas di luar ruangan (outbond), bangunan aula joglo dan limasan, kamar mandi, dan lain-lain. Ke depan, Pemdes Bejiharjo merencanakan pengembangan pasar burung.

“Pengelolaan wahana wisata ini dipercayakan pada Bumdes Maju Mandiri,” kata Yanto.

Bupati Gunung Kidul, Badingah, memuji pemerintah desa mampu mengoptimalkan dana sekitar Rp1,3 miliar yang dikucurkan pemerintah pusat untuk menggarap lahan tanah kas desa berpeluang lebih produktif.

Badingah meminta warga sekitar untuk melakukan inovasi dan kreativitas dalam mengembangkan kegiatan perekonomian yang selaras dengan keberadaan Bejiharjo Edupark, sehingga pemerataan ekonomi terjadi di sekitar wahana wisata minat khusus tersebut.

“Kami harap keberadaan Bejiharjo Edupark juga memecah kepadatan di Gua Pindul,” kata Badingah kepada Antara

 

UKRIDA
Zuri Hotel
Back to Home