Google+
Loading...
BUDAYA
Penulis: Reporter Satuharapan 12:53 WIB | Kamis, 07 Juni 2018

Kate Spade Menderita Depresi

Desainer Kate Spade. (Foto: The Street)

NEW YORK CITY, SATUHARAPAN.COM – Suami desainer desainer Kate Spade angkat bicara mengenai kematian istrinya.

Andy Spade mengatakan, Rabu (6/6/2018), istrinya sudah lama menderita depresi dan telah menerima perawatan selama lima tahun terakhir, Reuters dan AFP melaporkan, mengutip pernyataan Spade kepada harian New York Times.

Kate Spade, yang menciptakan mode tas baru berwarna-warni pada awal 1990an, ditemukan di apartemennya di Park Avenue Selasa (5/6) pagi. Diduga Kate Spade tewas karena bunuh diri. Para petuga menemukan syal merah di lehernya yang terkait dengan pegangan pintu.

Meski menderita depresi dan kegelisahan selama bertahun-tahun, Andy Spade mengatakan “tidak ada indikasi dan peringatan bahwa dia akan melakukan hal itu. Benar-benar mengejutkan.”

“Dia akftif mencari pertolongan untuk keluar dari depresi dan kegelisahan selama lima tahun terakhir, berkonsultasi dengan dokter secara berkala dan mengonsumsi obat-obatan untuk depresi dan kegelisahaan. Tidak ada penyalahgunaan obat terlarang atau minuman berakohol. Tidak ada masalah bisnis,” kata Andy Spade dalam pernyataannya.

Andy Spade membuat pernyataan untuk menepis kabar angin seputar kehidupan mereka.

Ia juga mengatakan keduanya sudah berpisah selama 10 bulan, namun tidak mengajukan gugatan cerai secara resmi. Anak semata wayang pasangan tersebut, Bea, secara bergantian tinggal di kediaman Andy dan Kate Spade yang berjarak beberapa blok dari masing-masing.

“Kami tidak resmi berpisah dan bahkan tidak membahas perceraian. Kami adalah dua sahabat yang mencoba menyelesaikan masalah kami sebaik mungkin. Kami telah bersama selama 35 tahun. Kami saling mencintai dan hanya butuh berpisah,” ia memaparkan, seperti dilansir VOA.

Di dalam pernyataan yang disiarkan New York Times, ia memaparkan, Kate dan ia bersepakat memprioritaskan kebahagiaan putri mereka. Mereka bahkan masih sering bepergian bersama layaknya keluarga utuh yang bahagia.   

Andy Spade menambahkan, ia dan putrinya, Bea, merasa sangat terpukul dengan kematian Kate Spade, dan tidak bisa membayangkan hidup tanpanya.

Editor : Sotyati

Back to Home