Google+
Loading...
FOTO
Penulis: Dedy Istanto 15:05 WIB | Rabu, 23 Maret 2016

Menteri Anies Terima Karya Buku Pak Raden Minta Dilestarikan

Menteri Anies Terima Karya Buku Pak Raden Minta Dilestarikan
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan (kiri) bersama dengan Kartini Subekti kakak kandung dari almarhum Pak Raden menunjukkan karya buku-buku Pak Raden yang diserahkan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk dijaga dan dilestarikan. Penyerahan karya buku-buku Pak Raden pencetus serial anak Si Unyil tersebut diterima langsung oleh Anies Baswedan di gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (23/3). (Foto-foto: Dedy Istanto).
Menteri Anies Terima Karya Buku Pak Raden Minta Dilestarikan
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan (kiri) saat menujukan salah satu karya buku Pak Raden yang diserahkan oleh Kartini Subekti kakak kandung dari Pak Raden di gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta Selatan.
Menteri Anies Terima Karya Buku Pak Raden Minta Dilestarikan
Buku-buku karya almarhum Pak Raden yang diserahkan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan untuk minta dijaga dan dilestarikan.
Menteri Anies Terima Karya Buku Pak Raden Minta Dilestarikan
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan (kiri) mendampingi Kartini Subekti (kanan) kakak kandung Pak Raden saat memilih buku-buku karya Pak Raden yang diserahkan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk dilestarikan.

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Keluarga besar almarhum Pak Raden menemui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan menyumbangkan buku karya-karya autentiknya di gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, hari Rabu (23/3).

“Karya kreatif anak bangsa perlu mendapat apresiasi dan perhatian dari negara, agar dapat dimanfaatkan seluas-luasnya bagi masyarakat. Karya Pak Raden salah satunya, harus tetap dijaga dan dirawat dengan baik,” kata Anies Baswedan.

Kakak kandung Pak Raden, Kartini Subekti (85) bersama dengan pihak keluarga yang hadir dalam audiensi berharap kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dapat melestarikan karya-karya Pak Raden. “Sebagai bagian dari warisan budaya, pihak keluarga ingin menyumbangkan hasil karya autentik itu kepada pihak Kemendikbud yang dapat melestarikan sebagai bagian dari sejarah perjalanan pendidikan anak-anak Indonesia,” kata Pratiwi salah satu anggota keluarga.

Pak Raden bernama asli Suyadi merupakan pencetus tayangan edukatif serial anak Si Unyil. Hasil karyanya digemari anak-anak di era tahun 1980 dan diperbarui pada tahun 2000. Lahir dari keturunan Patih Surabaya, asal Madiun, Pak Raden memiliki sembilan saudara kandung. (PR)

Editor : Bayu Probo

UKRIDA
Gaia Cosmo Hotel
BPK Penabur
Zuri Hotel
Back to Home