Loading...
DUNIA
Penulis: Diah Anggraeni Retnaningrum 13:00 WIB | Minggu, 06 November 2016

Ratusan Orang Protes Rencana Perdamaian PBB di Sanaa

Utusan PBB Ismail Ould Cheikh Ahmed. (Foto: AP)

SANAA, SATUHARAPAN.COM – Ratusan pendukung pemberontak Yaman pada Sabtu (5/11) menggelar protes terhadap rencana perdamaian PBB yang ditujukan guna mengakhiri perang antara pemberontak Syiah dengan loyalis.

Utusan PBB Ismail Ould Cheikh Ahmed bulan lalu mengajukan rencana perdamaian untuk menghentikan pertikaian antara Huthi dengan pasukan pendukung setia pemerintah Presiden Abedrabbo Mansour Hadi.

Diplomat asal Mauritania itu, yang tiba di Sanaa pada Kamis untuk kunjungan keduanya dalam sepekan, menggelar perundingan di Yaman sejak April 2015 dan memediasi sejumlah gencatan senjata yang sering dilanggar dan gagal menghasilkan momentum untuk sebuah perjanjian damai.

“Pergi!” teriak para pendemo di luar hotel tempat Ould Cheikh Ahmed menginap, memegang foto para korban perang yang bereskalasi sejak intervensi militer koalisi Saudi melawan pemberontak dan sekutu mereka pada Maret 2015.

Hadi pekan lalu menolak proposal PBB tersebut, sementara pemberontak mengatakan itu adalah “basis untuk menggelar diskusi” meskipun mengandung “sejumlah kekurangan mendasar.”

Pada Jumat, sekutu pemberontak sekaligus mantan presiden Ali Abdullah Saleh mengatakan rencana itu “basis yang bagus” untuk perundingan guna mengakhiri “operasi militer yang dilakukan Arab Saudi.”

Isi dari rencana PBB tersebut belum diumumkan kepada publik. (AFP)

Editor : Diah Anggraeni Retnaningrum


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home