Google+
Loading...
LAYANAN PUBLIK
Penulis: Melki Pangaribuan 11:39 WIB | Selasa, 08 Oktober 2019

Warga Aceh Belum dapat Aliran Listrik Ada 23.380 Rumah

Kepala Dinas ESDM Aceh Mahdi Nur (kiri) bersama keluarga penerima listrik gratis. (ANTARA/HO)

BANDA ACEH, SATUHARAPAN.COM - Pemerintah Aceh menyatakan sebanyak 23.380 unit rumah di Aceh belum memiliki penerangan listrik, dan pemerintah menargetkan semua rumah tersebut sudah teraliri listrik pada 2022.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh, Mahdi Nur mengatakan hal yang dilakukan tersebut merupakan bagian dari realisasi 15 program unggulan pemerintah yakni Aceh Energi.

"Tahun ini total ada 5.623 unit rumah di seluruh Aceh yang mendapat aliran listrik gratis, ini bentuk komitmen pemerintah Aceh dalam mewujudkan Aceh Hebat," katanya di Banda Aceh, Senin (7/10).

Dia menjelaskan, pemasangan aliran listrik gratis itu akan terus berlanjut hingga 2022.

Pada 2020 pemasangan akan dilanjutkan sebanyak 6.500 unit rumah. Kemudian 2021 juga akan ada pemasangan pada 6.500 unit rumah dan 2022 sebanyak 4.757 unit rumah.

Dia berharap pemasangan listrik tersebut dapat dilakukan tepat sasaran, untuk masyarakat yang benar-benar membutuhkan seperti duafa.

Maka untuk memastikan itu pihaknya telah turun ke lapangan untuk meninjau langsung seperti yang dilakukan di kabupaten Pidie, Pidie Jaya dan Bireuen.

"Di lapangan kita menanyakan kepada masyarakat untuk mewanti-wanti oknum yang memanfaatkan kondisi ini. Banyak keinginan untuk dipasang listrik, jadi kita mewanti-wanti unsur-unsur yang manfaatkan situasi ini dengan meminta uang, sudah kita cek ternyata tidak ada," katanya.

Selain itu, Mahdi juga menyebutkan kepada masyarakat penerima listrik gratis diharapkan untuk memanfaatkan sebaik-baiknya.

"Harapan kita masyarakat dapat merawatnya, ini bentuk kepedulian pemerintah Aceh pada masyarakat, jadi manfaatkan baik-baik. Ini komitmen dalam mewujudkan program Aceh hebat," kata dia.

Selain itu, Mahdi berharap, ketersediaan listrik itu juga dapat membuat roda ekonomi masyarakat Aceh berputar. Dengan demikian para ibu-ibu rumah tangga dan keluarga dapat mengembangkan berbagai industri rumahan. (ANTARA)

 

UKRIDA
Zuri Hotel
Back to Home