Loading...
DUNIA
Penulis: Yan Chrisna Dwi Atmaja 02:24 WIB | Sabtu, 03 Januari 2015

Warga Swedia Protes Serangkaian Pembakaran Masjid

Serentetan serangan pada masjid-masjid telah menggelisahkan masyarakat Muslim Swedia. (Foto: bbc.com/AP)
STOCKHOLM, SATUHARAPAN.COM - Lebih dari 1.000 warga antirasisme di Stockholm, Malmoe, dan Gothenburg Swedia pada Jumat (2/1) ambil bagian dalam aksi demonstrasi menentang serangkaian pembakaran terhadap masjid-masjid yang terjadi sepekan terakhir.
 
"Kami ingin mengirim pesan bahwa serangan-serangan terhadap masjid ... adalah masalah bagi semua masyarakat dan bukan hanya umat Islam," kata Mohammed Kharraki, juru bicara Asosiasi Islam Swedia, mengatakan kepada AFP di Stockholm.
 
"Ini tentang orang-orang yang ditolak hak-hak dasar mereka ... Setiap orang perlu bertanya pada diri sendiri, juga para politisi dan setiap warga negara apakah ini bentuk masyarakat yang mereka inginkan," tambahnya.
 
Tepat pada hari Tahun Baru, masjid di kota terbesar keempat Swedia, Uppsala dibakar. Insiden pembakaran itu adalah yang ketiga terjadi di negara itu dalam seminggu terakhir.
 
Sebelumnya pada 29 Desember sebuah masjid di kota Eslöv mengalami kerusakan akibat kebakaran. Tidak ada yang terluka dalam kebakaran tersebut yang diduga akibat dibakar.
 
Pada Hari Natal, beberapa orang membakar sebuah masjid di kota Eskilstuna, melukai lima orang.
 
Setelah insiden di Eskilstuna, pemerintah Swedia didesak supaya menolak xenophobia (anti terhadap yang serba asing) dan lebih melindungi kebebasan dalam beragama.
 
Menteri Kebudayaan Swedia, Alice Bah Kuhnke di Stockholm mengatakan pemerintah akan meluncurkan strategi nasional untuk melawan Islamofobia. Idenya adalah dengan mendidik masyarakat tentang Islam dan mengekang prasangka, katanya.

Pemerintah telah berjanji untuk meningkatkan keamanan di tempat-tempat ibadah. Namun sejauh proses penyelidikan, polisi belum melakukan penangkapan atas tiga aksi pembakaran masjid tersebut. (bbc.com)


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home