Loading...
DUNIA
Penulis: Melki Pangaribuan 12:31 WIB | Selasa, 20 Desember 2016

12 Orang Meninggal dalam Serangan Truk di Pasar Natal Berlin

Polisi dan para petugas berdiri di samping sebuah truk di lokasi kecelakaan di pasar Natal di Breitscheidplatz square, Berlin, hari Senin (19/12). (Foto: politico.eu)

BERLIN, SATUHARAPAN.COM - Sebuah truk ditabrakkan ke kerumunan pengunjung pasar Natal di pusat kota Berlin pada hari Senin (19/12) malam, menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai 50 lainnya, lapor theguardian.com, hari Selasa (20/12).

Kepolisian menyebut insiden tersebut sebagai kemungkinan serangan teroris.

Ambulans dan para petugas bersenjata bergegas tiba ke daerah itu setelah seorang pengemudi melakukan aksi teror itu ke trotoar pasar di sebuah alun-alun yang populer bagi para turis.

Aksi tersebut mirip dengan teror yang terjadi di Kota Nice, Perancis pada Juli lalu.

"Seorang pria yang mengemudikan kendaraan itu kini ditahan," ungkap juru bicara kepolisian kepada AFP.

"Orang lain yang ada di dalam truk tersebut sudah tewas."

Sejumlah saksi mata mendeskripsikan suasana di lokasi kejadian tersebut yang seketika berubah menjadi kepanikan dan terjadi pembunuhan massal.

Kepolisian mengatakan, bahwa sedikitnya 12 orang tewas dan 50 lainnya terluka -- empat dari mereka dalam kondisi serius -- dalam sebuah insiden yang terjadi sepekan menjelang Natal.

"Kami sedang menyelidiki apakah insiden itu adalah serangan teroris, namun kami belum tahu siapa dalang di balik ini," kata seorang juru bicara kepolisian.

Polisi Jerman mengatakan, satu orang ditemukan di dalam truk meninggal karena luka yang diderita dalam insiden itu, sementara tersangka – yang diduga supir - ditangkap sekitar 100 meter di Tiergarten. Polisi belum mengkonfirmasi identitasnya.

Polisi kemudian mengatakan orang di dalam truk merupakan warga negara Polandia, dan kendaraan tersebut terregistrasi di Polandia dan milik perusahaan pengiriman Polandia. Menurut perusahaan, truk meninggalkan Polandia pada Senin sore, menuju ke Berlin. Perusahaan itu mengatakan kehilangan kontak dengan sopir di 4:00 waktu setempat.

Editor : Eben E. Siadari

Kampus Maranatha
BPK Penabur
Zuri Hotel
Back to Home