Loading...
DUNIA
Penulis: Melki Pangaribuan 15:24 WIB | Minggu, 23 Agustus 2015

Anak Mantan PM Thailand Naikkan Hadiah Rp 2,7 miliar

Polisi Thailand merilis sketsa orang yang berbaju kuning, terduga pelaku bom di kuil Erawan, hari Senin (17/8). (Foto: bbc.com)

BANGKOK, SATUHARAPAN.COM - Anak Perdana Menteri Thailand yang terguling Thaksin Shinawatra telah menaikkan imbalan yang ditawarkan kepolisian untuk menangkap pelaku ledakan bom maut pekan lalu di Bangkok, dengan menawarkan hampir $ 200 ribu dolar AS atau setara Rp 2,7 miliar.

Sebelumnya, kepolisian Thailand telah menawarkan imbalan sebesar tiga juta baht atau $ 84 ribu untuk informasi yang menghasilkan penangkapan pelaku ledakan.

Serangan hari Senin terhadap sebuah tempat suci agama di Kuil Erawan, di distrik perbelanjaan yang ramai di Bangkok telah menewaskan 20 orang. Sebagian besar korban adalah wisatawan etnik Tionghoa dari seluruh Asia, yang membuat polisi berusaha keras mencari pelakunya dan menimbulkan kekhawatiran dalam sektor pariwisata yang sangat penting bagi negara itu.

Polisi Thailand yakin serangan itu telah direncanakan dan dikoordinasi oleh satu jaringan, sebagaimana dikutip voaindonesia.com, hari Sabtu (22/8).

Sampai sekarang, belum ada yang ditangkap dan tidak ada indikasi mengenai identitas tersangka utama yang mengenakan kaus oblong kuning yang kelihatan meninggalkan rangsel di tempat ibadah itu beberapa saat sebelum ledakan maut terjadi.

Hadiah itu telah dinaikkan jumlahnya oleh Panthongtae Shinawatra, putra sulung pemimpin populis Thaksin Shinawatra. Thaksin sekarang tinggal di luar negeri, tempat ia mengasingkan diri setelah divonis bersalah atas tindak korupsi, yang disebutnya bermotif politis.

Editor : Yan Chrisna Dwi Atmaja


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home