Loading...
EKONOMI
Penulis: Prasasta Widiadi 06:07 WIB | Jumat, 11 November 2016

Anies Kunjungi Sentra Perajin Tempe di Cipulir

Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) dan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (kanan) memperkenalkan simbol salam Anis-Uno saat Deklarasi Salam Bersama di Jakarta, Kamis (20/10). Salam Bersama tersebut merupakan lambang untuk membangun semangat dan menyatukan warga Jakarta yang berbeda-beda. (Foto: Antara)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Calon gubernur DKI Anies Baswedan mengunjungi sentra pengrajin tempe di RT 01/RW 06, Kelurahan Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis. Di tempat tersebut dia tidak ketinggalan mencicipi berbagai olahan tempe, salah satunya mendoan,

"Saya setiap pagi makan tempe. Sarapan itu lauknya pasti ada tempe, tahu, dengan sambal kecap, telur, kerupuk, dan abon," kata Anies.

Selain mencicipi mendoan dan tempe bacem yang disajikan warga, Anies juga tidak segan melayani permintaan warga untuk bersalaman dan berfoto bersama. Saat memaparkan visi dan misinya sebagai gubernur DKI, ia memberikan kesempatan warga menyampaikan aspirasi untuk pembangunan Jakarta pada masa mendatang.

Sesuai visi dan misi cagub yang berpasangan dengan cawagub Sandiaga Uno itu, keberadaan para pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) seperti sentra usaha sektor pangan perlu diberi pendampingan yang sifatnya spesifik.

"Misalnya pengusaha tempe, bagaimana mereka didampingi supaya tidak hanya mencukupi kebutuhan di Jakarta, tetapi bisa menjangkau sampai ke luar Jakarta," kata Anies.

Dia mengatakan kendala yang seringkali dihadapi para pelaku UKM adalah kurangnya keterampilan untuk mengakses pasar sehingga usaha mereka sulit berkembang.

Melalui program pendampingan oleh kalangan dunia usaha, Anies yakin para pelaku UKM dapat mempraktikkan langsung pola pengembangan usaha yang tepat dan memperluas akses pasar. Selain sektor usaha di daratan, Anies-Sandi juga ingin membangun sentra usaha di perairan khususnya sektor perikanan dan pariwisata.

Salah satu program yang disiapkan adalah mengembangkan Kepulauan Seribu sebagai pusat pendidikan unggulan bidang pariwisata dan kelautan, pusat inovasi konservasi ekologi, pengembangan resor apung yang ramah lingkungan dan mengoptimalkan hasil tangkapan dan budi daya perikanan.

"Kita kalau bicara Jakarta itu seakan-akan darat semua, padahal UMKM di perairan harus dipikirkan karena mereka juga berpotensi tumbuh," kata cagub dengan nomor urut 3 itu. (Ant)

Editor : Yan Chrisna Dwi Atmaja


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home