Loading...
RELIGI
Penulis: Reporter Satuharapan 21:28 WIB | Senin, 16 Maret 2015

Apa Pengertian Allah Mahakuasa?

Dr. (HC) Marie Claire Barth adalah seorang doktor teolog asal Swiss yang mendedikasikan hidupnya untuk perkembangan gereja di Indonesia. (Foto: www.kirche-heute.ch)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Dalam Kitab Ayub, tampaknya Tuhan jahat. Tuhan mengizinkan setan untuk menguji kesalehan Ayub dengan mengambil ribuan unta dan ratusan lembu miliknya. Tidak hanya itu, Ayub juga kehilangan sepuluh anak kesayangannya dan seluruh tubuhnya pun juga sakit keras. Kisah ini mempertanyakan kemahakuasaan Allah dalam perjalanan hidup manusia yang taat. 

Inilah salah satu pertanyaan yang muncul saat kuliah umum bertajuk “Kitab Ayub dan Tafsir Feminis Kristen”, di Sekolah tinggi Teologi Jakarta, Senin (16/3). Acara ini menghadirkan Dr. (HC) Marie Claire Barth sebagai narasumber.

Barth menjelaskan, kalau Allah Mahakuasa, menurut pengertian manusia tentang kemahakuasaan, Dia bisa menghindarkan segala cela. Jadi, apakah pengertian mahakuasa? Allah berkuasa itu pasti. Tetapi, terkait dengan segala penderitaan yang terjadi dalam hidup manusia, Allah pun juga menderita karena ia dipihak orang yang menderita. 

Dr. (HC) Marie Claire Barth adalah seorang doktor teolog asal Swiss yang mendedikasikan hidupnya untuk perkembangan gereja di Indonesia. Nama Barth merupakan nama suaminya, Christoph Barth, seorang teolog Kitab Perjanjian Lama. Ia juga sudah menerbitkan beberapa karya, salah satunya Hati Allah Bagaikan Hati Seorang Ibu: Pengantar Teologi Feminis.

Teolog berusia 88 tahun tersebut juga menyebutkan beberapa tokoh nabi yang mengalami penderitaan seperti Ayub. Barth menyebut nama Nabi Yeremia dan Nabi Yehezkiel, yang tidak boleh ikut pesta manapun karena harus merenungkan firman Allah. Tidak hanya itu, perempuan kelahiran Jenewa ini juga mengingatkan kita pada penderitan yang dialami Yesus Kristus saat merintih di kayu salib, “Tuhan, Tuhan, mengapa Engkau meninggalkan daku?”

Kuliah umum tersebut dimoderatori oleh Agustinus Setiawidi, Th.D, dosen pengampu mata kuliah Perjanjian Lama, dan Septemmy E. Lakawa, Th.D, dosen pengampu mata kuliah Misiologi. Acara ini dihadiri oleh segenap civitas akademika STT Jakarta dan kalangan umum.

 

Editor : Bayu Probo


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home