Loading...
SAINS
Penulis: Sabar Subekti 06:19 WIB | Minggu, 07 Maret 2021

BNPB Imbau Waspada Puting Beliung pada Pergantian Musim

Puting beliung terjadi di Bangka Belitung dan Lampung, seratus lebih rumah rusak.
Kerusakan rumah akibat angin puting beliung yang terjadi di Kepulauan Bangka Belitung pada hari Jumat (5/3). (Foto: BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM-Angin puting beliung terjadi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Lampung. Tidak ada korban jiwa akibat fenomena itu, tetapi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperingatkan bahwa putting beliung biasa terjadi saat pergantian musim.

Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) BNPB melaporkan angin puting beliung terjadi di Kepulauan Bangka Belitung pada hari Jumat (5/3) di Kelurahan Teladan, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan. Fenomena ini dipicu saat hujan deras yang disertai angin kencang pada siang hari.

Pusdalops BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melaporkan bahwa sebanyak 51 keluarga terdampak. Rumah mereka rusak dengan tingkat yang berbeda.

Sementara itu, pada hari Kamis (4/3) kejadian serupa di Provinsi Lampung, di Desa Margototo, Kecamatan Metro Kibang, Kabupaten Lampung Timur, sekitar pukul 19.00 WIB.

Data BPBD setempat mencatat 69 keluarga terdampak akibat kejadian tersebut, dan ada sembilan rumah yang mengalami rusak berat, serta 52 rumah rusak ringan. Angin putting beliung juga merusak tempat budidaya jamur peternakan peternakan.

Berdasarkan data BNPB dari awal Januari hingga 6 Maret 2021, total bencana yang tercatat berjumlah 723 kejadian. Dari total bencana, sebanyak 171 kejadian merupakan angin puting beliung. Sejauh ini, bencana ini mengakibatkan 209 rumah rusak berat, 513 rusak sedang, dan  513 dan 2.195 rusak ringan. Satu orang meninggal dunia dan 36 luka-luka.

BNPB mengimau warga waspada angin puting beliung yang biasa terjadi seiring pergantian musim. Apabila terjadi angin kencang atau angin puting beliung, warga direkomendasikan untuk berlindung di dalam bangunan yang kokoh. Tidak berlindung di bawah pohon atau di dekat papan serta menghindari benda-benda tajam yang dapat dengan mudah terbawa oleh angin kencang.

Editor : Sabar Subekti

Kampus Maranatha
BPK Penabur
Zuri Hotel
Back to Home