Loading...
DUNIA
Penulis: Sabar Subekti 15:59 WIB | Rabu, 07 Januari 2015

Bom Bunuh Diri Serang Turki, Satu Polisi Meninggal

Polisi Turki di lokasi kejadian bom bunuh diri di Istanbul. (Foto: dari Al Arabiya)

ISTANBUL, SATUHARAPAN.COM - Sebuah kelompok terlarang Marxis Turki,  hari Rabu (7/1) mengatakan, salah satu anggotanya melakukan bom bunuh diri di jantung distrik wisata Istanbul yang menewaskan perempuan pembom dan seorang polisi.

Marxist Revolutionary People’s Liberation Party-Front (DHKP-C) mengatakan dalam sebuah pernyataan di situsnya, "pejuang bunuh diri kami... melakukan tindakan pengorbanan di departemen kepolisian wisata di Sultanahmet."

Pemboman bunuh diri pada hari Selasa (6/1) sore itu membunuh satu polisi dan lainnya luka ringan di Sultanahmet, distrik jantung wisata Istanbul di mana terletak museum Aga Sophia dan Masjid Biru.

DHKP-C,  sebuah organisasi Marxis radikal dianggap sebagai kelompok teroris oleh Turki, Uni Eropa dan Amerika Serikat. Pekan lalu organisasi ini mengklaim melakukan serangan granat terhadap polisi yang menjaga istana Dolmabahce di Istanbul pada tahun baru, namun tidak ada korban.

Kantor berita AFP menyebutkan  bahwa pemboman hari Selasa bertujuan "membawa tntutan" pada Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang berkuasa di Turki yang didirikan oleh Presiden Recep Tayyip Erdogan atas korupsi menyusul putusan bahwa empat mantan menteri dituduh korupsi tidak akan diadili.

Seperti setelah  serangan 1 Januari, DHKP-C juga mengatakan pemboman itu merupakan pembalasan atas kematian Berkin Elvan, seorang pengunjuk rasa remaja yang meninggal Maret 2014 setelah menghabiskan 269 hari dalam keadaan koma karena luka yang ditimbulkan oleh polisi. Dia terlibat pada protes massa  anti pemerintah bulan Mei-Juni 2013.

DHKP-C menyebut penyerang bunuh diri itu bernama Elif Sultan Kalsen, yang menurut media Turki adalah seorang perempuan berusia sekitar 20 tahun dan anggota aktif kelompok itu.

Dalam setahun terakhir kelompok ini melakukan serangkaian serangan sporadis di Turki dan luar negeri. Dan juga mengklaim bom bunuh diri pada bulan Februari 2013 di Kedutaan Besar AS di Ankara, di mana seorang penjaga keamanan meninggal.


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home