Loading...
INDONESIA
Penulis: Endang Saputra 06:31 WIB | Kamis, 16 Maret 2017

Boy Sadikin Minta KPPS Tolak Intervensi

Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (kiri) bersama dengan Sandiaga Uno (kanan) menyampaikan visi dan misi pada acara debat putaran ketiga jelang pemilihan kepala daerah Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. (Foto: Dedy Istanto)

JAKARTA,SATUHARAPAN.COM – Ketua Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) diharapkan bisa menjalankan tugasnya dengan profesional dalam putaran kedua Pilkada DKI, 19 April mendatang.

Demikian ekspektasi Ketua Relawan Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno, Boy Bernadi Sadikin, usai menyaksikan "Rembug Reboan" di Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, hari Rabu (15/3) malam.

Dalam kesempatan tersebut, sejumlah pengurus RT dan RW setempat, yang umumnya menjadi ketua KPPS turut hadir.

“Saya berharap KPPS amanah. Minimal, C6 (undangan kepada pemilih untuk mencoblos, red) diberikan kepada yang punya, bukan dipindahtangankan,” kata dia.

Eks wakil ketua DPRD DKI itu menyatakan demikian, berdasarkan hasil evaluasi internal atas pencoblosan putaran perdana, 15 Februari lalu, kasus tersebut juga muncul di sejumlah TPS.

Boy pun mengingatkan, agar pengurus RT/RW tak teprovokasi oleh intervensi ataupun ancaman dipecat terkait pendistribusian C6 tersebut.

“Jangan takut dipecat karena menjalankan tugas sesuai kewenangannya. Bapak RT/RW dipilih warga, bukan gubernur,” kata dia.

Editor : Eben E. Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home