Loading...
OLAHRAGA
Penulis: Prasasta Widiadi 20:07 WIB | Rabu, 25 Februari 2015

BWF Minta Atap Bocor Istora GBK Diperbaiki

BWF Minta Atap Bocor Istora GBK Diperbaiki
Suasana latihan di Pelatnas PBSI, Cipayung ,Jakarta Timur. (Foto-foto: Prasasta Widiadi).
BWF Minta Atap Bocor Istora GBK Diperbaiki
Suasana latihan di Pelatnas PBSI, Cipayung ,Jakarta Timur.

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) menginginkan penambahan ruangan dan penggantian kursi penonton Istora Gelora Bung Karno (GBK) dengan spesifikasi terbaru.

"Untuk penambahan ruangan bagi para wasit dan penyelenggara bisa dengan membuka ruangan-ruangan di Istora. Sedangkan untuk kursi, kursi yang ada saat ini masih memenuhi meski persyaratan spesifikasinya semakin berat," kata Wakil Sekretaris Jenderal Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Achmad Budiharto, di Jakarta, Rabu (25/2).

Budiharto mengatakan perwakilan BWF akan kembali mengunjungi kesiapan penyelenggaraan Kejuaraan Bulu Tangkis Dunia di Istora pada penyelenggaraan turnamen Indonesia Terbuka 2015 pada 2-7 Juni mendatang.

"Kesiapan Istora sebagai lokasi penyelenggaraan Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2015 juga akan dinilai oleh Dewan Olimpiade Asia sebagai lokasi penyelenggaraan Asian Games 2018," kata Achmad.

Budiharto menjelaskan stadion  bulu tangkis Istora Senayan Jakarta butuh tiga perbaikan sarana dan fasilitas.

"Yaitu masalah kebocoran atap, penggunaan pendingin udara non-freon, dan lantai," kata Budiharto. 

Selain Istora, PBSI juga akan mengajukan penyelenggaraan Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Dunia 2016 di Yogyakarta.

"Pada Februari, BWF juga meninjau ke GOR Amongrogo Yogyakarta sebagai salah satu lokasi calon Kejuaraan Junior Dunia 2016," dia menambahkan.

BWF, lanjut Budiharto, meninjau lapangan penyelenggaraan, penginapan, dan lokasi-lokasi budaya dan edukasi di kota yang akan menawarkan diri sebagai penyelenggara Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Dunia.

"Kami percaya Yogyakarta dapat unggul dan mengalahkan salah satu kota di Spanyol sebagai lokasi penyelenggaraan," kata Budiharto. (Ant).

Editor : Eben Ezer Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home