Loading...
DUNIA
Penulis: Sabar Subekti 07:15 WIB | Sabtu, 25 Juli 2020

CFO Huawei Dijadikan Pion dalam Sengketa Politik dan Ekonomi

Meng Wanzhou, Direktur Eksekutif Senioar (CFO) Huawei China, di Moskow, pada 2 Oktober 2014. (Foto: DOK. Reuters)

VANCOUVER, SATUHARAPAN.COM-Pengacara direktur eksekutif (CFO) senior teknologi China, Huawei, mengatakan bahwa sidang ekstradisinya harus diakhiri, karena komentar Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, membuat dia menjadi "pion dalam kontes politik-ekonomi."

Kanada menangkap Meng Wanzhou, putri pendiri Huawei, di bandar udara Vancouver pada akhir 2018. AS ingin dia diekstradisi untuk menghadapi tuduhan penipuan. Penangkapannya membuat marah Beijing, yang menganggap kasusnya sebagai langkah politik yang dirancang untuk mencegah kebangkitan China.

AS menuduh Huawei menggunakan perusahaan di Hong Kong yang disebut Skycom untuk menjual peralatan ke Iran yang melanggar sanksi AS. Dikatakan Meng melakukan penipuan dengan menyesatkan bank HSBC tentang transaksi bisnis perusahaan di Iran.

Dalam pengajuan pengadilan baru-baru ini, pengacara Meng mengemukakan bahwa AS menggunakan ekstradisi untuk mengamankan keuntungan dagang dan mengatakan bahwa hal itu merusak integritas proses peradilan Kanada. Mereka mengatakan dasar dari proses hukum di Kanada telah dihancurkan dan meminta penundaan, karena penyalahgunaan proses.

Pengajuan menunjuk ke wawancara dengan Trump dua pekan setelah penangkapan Meng di mana dia ditanya apakah dia akan terlibat dalam kasus ini, jika dia pikir akan mengamankan kesepakatan perdagangan dengan China. "Saya pasti akan campur tangan, jika saya pikir itu perlu," kata Trump.

Pengacara Meng mengatakan AS tidak tertarik pada keadilan. "Presiden dan pemerintahannya tidak memiliki kepentingan nyata dalam manfaat proses pidana... tetapi berniat menggunakan upayanya sebagai tawar-menawar dalam sengketa perdagangan," kata laporan itu.

Bagian penting dari kasus AS melawan Meng terkait dengan pertemuan 22 Agustus 2013 di Hong Kong di mana ia dituduh menggunakan presentasi PowerPoint untuk memberikan informasi yang menyesatkan kepada eksekutif HSBC tentang hubungan Huawei dengan Skycom.

Pengacaranya mengatakan para pejabat AS secara selektif merangkum informasi hanya dari beberapa slide dan menghilangkan "informasi yang sangat relevan" yang ada di dua slide.

Pada bulan Mei, Meng gagal dalam upaya untuk mengakhiri proses ekstradisi ketika seorang hakim Kanada memutuskan tuduhan terhadapnya dapat menjadi kejahatan di Kanada juga.

Penangkapan Meng telah merusak hubungan Kanada dengan China, dan sebagai balasan, China menahan mantan diplomat Kanada, Michael Kovrig, dan pengusaha Michael Spavor.

China juga telah menempatkan pembatasan pada berbagai ekspor Kanada ke China, termasuk minyak biji canola. China juga menjatuhkan hukuman mati kepada penyelundup obat terlarang Kanada dalam sidang ulang mendadak. Sejauh ini, Meng tetap bebas dengan jaminan di Vancouver. (AP)

Editor : Sabar Subekti


Kampus Maranatha
Gaia Cosmo Hotel
BPK Penabur
Zuri Hotel
Back to Home