Loading...
RELIGI
Penulis: Reporter Satuharapan 13:19 WIB | Selasa, 17 Maret 2015

Dewan Gereja Dunia Berduka atas Bencana Vanuatu

Topan Pam yang melanda Vanuatu pada Sabtu (14/3), menghancurkan ratusan rumah dan sekolah. (Foto: bbc.com)

SATUHARAPAN.COM - Sekjen Dewan Gereja Dunia (The World Council of Churches/WCC), Rev Dr Olav Fykse Tveit, menyatakan keprihatinan dan duka yang mendalam atas bencana topan di Vanuatu. Dalam surat yang disampaikan kepada gereja-gereja anggota WCC di Vanuatu dan Pasifik, Tveit mengajak gereja-gereja dunia untuk bersama-sama berdoa bagi masyarakat dan gereja di kepulauan tersebut.

Topan Pan, yang melanda Kepulauan Vanuatu pada Sabtu (14/3), telah menghancurkan sebagian besar bangunan di ibu kota Port Vila, termasuk rumah dan sekolah. Menurut laporan awal, setidaknya delapan orang tewas dalam kejadian tersebut. 

"Pada saat-saat genting seperti ini, inilah iman kita kepada Tuhan, yakni sebuah keyakinan bahwa kita tidak sendirian saat kesusahan seperti ini. Kami berdoa agar Anda dapat menjadi suara harapan bagi mereka yang sakit. Yakinlah bahwa orang Kristen di seluruh dunia saat ini sedang berdiri bersama Anda dalam solidaritas," kata Tveit dalam surat yang ditujukan kepada Dewan Kristen Vanuatu, yang dikeluarkan pada 16 Maret.

Tveit juga menyampaikan pesan solidaritas kepada Gereja Presbiterian Vanuatu. Ia mengatakan, "Gereja Anda saat ini sedang menghadapi masa krisis setelah kehilangan banyak bangunan dan banyak jemaat Anda yang kehilangan rumah. Kami tahu bantuan luar negeri mulai tiba di Port Vila, seperti air bersih, makanan, dan tempat tinggal."

"Kami juga menyadari bahwa kebutuhan kenyamanan dan spiritual sangat penting sekarang. Dewan Gereja Dunia berdoa bagi gereja dan kepemimpinan Anda di masa-masa pencobaan seperti ini," Tveit menambahkan.

"Iman Kristen adalah salah satu harapan, yang dibangun di atas tanda kebangkitan. Pada saat ini, gereja Anda menjadi tempat harapan dan kekuatan bagi semua orang yang menderita di Vanuatu," kata Tveit.

Sekjen WCC telah mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), pemerintah daerah, dan gereja-gereja dunia untuk bekerja sama dalam merespons kebutuhan masyarakat yang hancur oleh topan.

Di Vanuatu, Act for Peace - anggota Aliansi ACT (organisasi mitra WCC) telah merespons krisis bencana ini dengan makanan darurat, tempat berlindung, dan air. Anglican Overseas Development juga telah bekerja di wilayah utara Vanuatu. (oikoumene.org)

 

Editor : Sotyati


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home